Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

IKA-PMII Jember Persoalkan Anggaran Perbaikan Infrastruktur Jalan

Bupati Hendy Siswanto saat meninjau perbaikan jalan di Desa Pace, Kecamatan Silo. [fotoL Humas Pemkab Jember]

Jember (beritajatim.com) – Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) mempersoalkan pengaloasian anggaran tahun jamak (2021-2022) dalam APBD Jember, Jawa Timur, yang digunakan untuk membenahi kerusakan infrastruktur jalan.

IKA-PMII menuangkan hal tersebut dalam saran tertulis kepada DPRD Jember untuk dimasukkan dalam rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati 2021. IKA-PMII menyebut pengalokasian anggaran itu telah cacat sejak lahir.

IKA-PMII mengingatkan isi SK Gubernur Nomor: 188/ 224/ KPTS/ 013/ 2021 yang menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember agar tetap mempedomani Pasal 92 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Lampiran Permendagri Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan APBD T.A 2021 serta lampiran Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Aturan menegaskan, bahwa sub kegiatan tahun jamak mengacu pada program yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, harus ada nota kesepahaman MOU antara kepala daerah dengan DPRD pada saat penandatanganan persetujuan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara).

Selain itu, anggaran tahun jamak dibatasi sampai dengan akhir masa jabatan kepala daerah, kecuali kegiatan tahun jamak dimaksud merupakan prioritas nasional dan/atau kepentingan strategis nasional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan, Perencanaannya juga masuk di dalam RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah), KUA-PPAS dan dianggarkan pada APBD murni.

“Pemkab Jember patut diragukan dapat memenuhi ketentuan yang terletak pada kewajiban program multiyears harus tercantum dalam RPJMD. Ditambah lagi problem pada Perbup nomor 44 tahun 2020 tentang RKPD 2021 yang tiada memuat rencana penganggaran multiyears (tahun jamak),” kata Sekretaris IKA-PMII Jember Sutrisno.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Edi Cahyo Purnomo sepakat dengan kritik IKA-PMII ini. “Saya sepakat dengan yang disampaikan IKA-PMII,” katanya.

Sementara itu, sebagian jalan dari proyek perbaikan jalan sepanjang 922 kilometer yang dibiayai dengan anggaran tahun jamak sudah dipastikan mulus saat memasuki lebaran. “Beberapa paket sudah ada yang selesai 30 persen dan 60 persen. Average-nya belum kami hitung. Insya Allah, di lebaran kita targetkan minimal 65 persen selesai,” kata Bupati Hendy Siswanto.

Menurut Hendy, perbaikan dipercepat untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. “Kalau itu jadi, perputaran ekonomi kita bagus. Supaya masyarakat juga enak, ada gairah sehingga ekonomi berjalan. Memang sudah parah semua, dan tidak ada lain solusinya selain diselesaikan, lebih cepat lebih bagus,” katanya. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar