Politik Pemerintahan

Ifan Ariadna: Pilkada Tak Sama dengan Lamaran Lowongan Kerja

Jember (beritajatim.com) – Ifan Ariadna, calon wakil bupati yang diusung koalisi enam partai politik, mengkritik anggapan soal perlunya pengalaman bagi kandidat pemimpin Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Orang untuk memimpin tidak perlu berpengalaman dulu di pemerintahan. Kalau pertanyaan soal pengalaman ditanyakan berulang-ulang, berarti syarat menjadi pemimpin sama seperti mau melamar pekerjaan: harus ada pengalaman. Pemimpin bisa belajar sambil bekerja,” kata Ifan, di sela-sela pendaftaran calon bupati dan wakil bupati, di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (5/9/2020).

Menurut Ifan, pemimpin muda memiliki semangat, progresif. cara berpikir tak lazim, dan tak memiliki beban masa lalu. “Kalau kami mendapatkan amanat, kami akan segera melakukan percepatan kinerja,” katanya.

Abdus Salam, calon bupati, ingin melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun Jember. “Termasuk birokrat, kami ingin membuatnya profesional agar tata kelola pemerintahan berjalan akseleratif, cepat, responsif, Jember lebih baik lagi, dan juara,” katanya.

Salam dan Ifan akan melakukan percepatan kerja yang berbeda dibandingkan pemimpin sebelumnya. “Tahu sendiri kan bagaimana pemuda bekerja. Kalau kata Bung Karno, beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, akan aku guncang dunia. Kami berdua berjanji akan mengguncang Jember agar menjadi lebih baik lagi,” kata Salam.

Salam dan Ifan diusung enam partai pemilik kursi di DPRD Jember, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (8 kursi), PDI Perjuangan (7 kursi), Partai Amanat Nasional, Partai Perindo, Golkar (2 kursi), dan Berkarya (1 kursi). [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar