Politik Pemerintahan

Debat Publik Putaran II Pilkada Jember 2020

Ifan Ariadna Ingatkan Ada OTT Kepala Dinas di Jember pada 2018

Jember (beritajatim.com) – Pasangan calon bupati Abdus Salam dan calon wakil bupati Ifan Ariadna menyoroti pelayanan publik di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang masih bermasalah selama ini, termasuk persoalan yang dibawa ke jalur hukum.

“Selama empat-lima tahun terakhir, pelayanan publik diwarnai beberapa masalah. Dan masalah-masalah tersebut ada yang berkaitan dengan masalah hukum. Pada tahun 2018, ada operasi tangkap tangan (OTT). Di situ seorang kepala dinas terkena operasi tersebut,” kata Ifan, dalam debat calon bupati dan wakil bupati Jember putaran kedua, di Studio JTV, Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/11/2020) malam.

Dari sana, Ifan menilai perlu kepemimpinan yang kuat untuk mengontrol jajaran birokrasi. Salam-Ifan sendiri memiliki program JSG (Jember Service Center Government) yang memanfaatkan teknologi digital untuk melayani publik dengan baik.

“Kami akan ciptakan Jember Service Center, izin usaha, IMB (Izin Mendirikan Bangunan) akan dipermudah. Kami juga akan membuat aplikasi layanan yang berbasis digital untuk pengaduan publik 24 jam sehari,” kata Salam.

Pelayanan publik akan ditingkatkan. “Kami akan membuka akses informasi publik untuk masyarakat, baik APBD, peraturan daerah, peraturan bupati dan sebagainya. Kami harus melayani bukan dilayani dan kami akan menpermudah semua,” kata Salam.

Jika menjadi bupati, Salam akan memberi contoh bagaimana pelayanan publik diimplementasikan lebih baik. “Kami menerapkan program-program yang berpihak pada masyarakat, melalui layanan yang cepat, murah dan profesional,” katanya. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar