Politik Pemerintahan

HJKS ke-727, Kompii: Kita Pasti Bisa Normal Kembali

Surabaya (beritajatim.com) – Sekretaris Jendral Komunitas Milenial Peduli Indonesia (Kompii) Dedy Mahendra mengungkapkan jika tahun 2020 merupakan momen perayaan ulang tahun yang paling tidak mudah bagi Kota Surabaya. Alasannya, pandemi corona masih menjadi tantangan besar yang perlu ditangani secara serius oleh Pemerintah Kota (Pemkot) dan warga Surabaya.

Dedy mengatakan, “Per tanggal 30 Mei 2020 di Surabaya sudah ada 2300 kasus positif corona, dan di Jatim mencapai angka 4409 kasus. Ini menjadi beban dan tantangan kita bersama, baik Pemkot maupun warga Kota Pahlawan.”

Peningkatan dan penyebaran kasus corona di Surabaya, menurut Dedy mendorong Pemkot dan segenap warga bekerja ekstra keras. Hal itu juga membutuhkan sinergi dengan Pemprov Jawa Timur dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dedy mengaku percaya dalam momen ulang tahun ke-727 ini Pemkot dan warga Surabaya akan mendapat semangat baru dalam menghadapi ancaman virus corona.

“Sudah menjadi natur warga Surabaya dan Wali Kota Risma untuk berjuang keras, berpikir cerdas, dan tahan terhadap segala cuaca atau tantangan. Jadi, saya yakin kita pasti bisa normal kembali,” kata Dedy.

Frasa ‘kita bisa normal kembali’ menurut Sekjen Kompii bukan sekadar utopia, bukan pula antitesis dari istilah ‘new normal’ yang sering didengar akhir-akhir ini, melainkan sebuah doa dan harapan bahwa Indonesia, secara khusus Kota Surabaya dapat pulih dari pukulan pandemi Covid-19.

“Saya percaya kita bisa normal kembali, walau sekarang ini kota Surabaya seperti wanita yang sedang sakit bersalin. Ada kontraksi, kesakitan di sana-sini, tapi dengan munajat dan ikhtiar yang sungguh-sungguh, insya’Allah kita bisa melaluinya dengan aman dan selamat,” kata pria penyandang gelar Master dari sekolah bisnis di Madrid, Spanyol itu

“Kompii mengucapkan selamat Ulang Tahun bagi Kota Surabaya. Kiranya Pemkot dan warga Surabaya mampu mengatasi krisis akibat virus corona. Semoga Surabaya bisa melalui kontraksi-kontraksi yanh sedang dialami,” pungkas Dedy. [ifw/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar