Politik Pemerintahan

Hingga Saat Ini Belum Serahkan Surat ke DPC, Armuji Ngeprank Mundur?

Surabaya (beritajatim.com) – Apakah masih ingat peristiwa mengejutkan bahwa anggota DPRD Jatim, Armudji mengundurkan diri dari pencalonannya di Pilwali Surabaya sebagai calon wakil walikota yang mendaftar di PDIP?

“Saya memutuskan mengundurkan diri dengan tiga alasan. Yakni, berkosentrasi membantu masyarakat yang kesulitan di masa pandemi Covid-19 khususnya di wilayah Kota Surabaya, melihat perkembangan situasi politik sebagai kader PDIP Perjuangan kami mengedepankan azas kemanusiaan menghadirkan wajah kader yang menampilkan pelayanan masyarakat dan sebagai kader kami siap menjalankan instruksi serta tunduk patuh terhadap perintah Ketua Umum Ibu Hj Megawati Soekarnoputri,” tegas Armudji kepada wartawan di Cafe Omah Sae, Jalan Musi Surabaya, Sabtu (4/7/2020) silam.

Surat pengunduran diri Armudji ditujukan kepada Ketua DPC PDIP Perjuangan Kota Surabaya, ditembuskan ke DPP PDIP dan DPD PDIP Jatim.

Armudji

Selain itu, Armudji juga merasa ada pihak-pihak yang menjegalnya dalam pencalonan. “Setiap kali kegiatan, ada yang ditegur. Saya juga dilarang mengajak orang dalam acara. Sesama kader partai seharusnya tidak seperti itu. Lebih baik saya yang mundur. Mereka merasa pengurus mungkin yang paling berhak, nggak perlu saya sebutkan mereka itu siapa,” tuturnya saat itu di hadapan puluhan jurnalis.

Beritajatim.com mengkonfirmasi kepada pengurus DPC PDIP Kota Surabaya perihal surat pengunduran diri Armudji tersebut, jawabannya sungguh mengejutkan. “Sampai saat ini, DPC PDIP Kota Surabaya belum pernah menerima surat pengunduran diri Pak Armudji,” tegas Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya, Achmad Hidayat saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2020).

Apakah sudah pernah DPC PDIP Kota Surabaya mempertanyakan kepada Armudji tentang surat pengunduran diri tersebut? “Kita belum tanyakan ke yang bersangkutan. Saat itu pengunduran dirinya kan disampaikan di depan media saja. Berkas pendaftaran seluruh bakal calon wali kota dan wakil wali kota sudah ada di DPP. Kita tunggu saja rekom dari DPP turun. Rekom turun ke siapapun, kita akan menghormati dan seluruh kader tegak lurus mematuhi,” tukasnya.

Pantauan beritajatim.com, baliho Armudji yang baru bertebaran di beberapa sudut kota Surabaya. Salah satunya terlihat di perempatan Jalan Gubernur Suryo-Jalan Pemuda-Jalan Yos Sudarso-Jalan Panglima Sudirman Surabaya.

Baliho itu bergambar dan bertuliskan Eri Cahyadi (birokrat berpengalaman) dan Armudji (politikus kerakyatan). Kalimat dalam baliho itu bertuliskan pesan mengajak Ayo Suroboyo, Wani Nggawe Masker, Cuci Tangan dan Jogo Jarak.

Anggota DPRD Jatim Armudji yang dikonfirmasi beritajatim.com hingga berita ini diturunkan belum menjawab pesan WhatsApp yang dikirimkan dan mengangkat ponselnya. (tok/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar