Politik Pemerintahan

Hingga Detik Terakhir, Peluang Risma Jadi Menteri Jokowi Masih Terbuka

Walikota Surabaya Tri Rismaharini saat berada di Gramedi a Expo,

Surabaya (beritajatim.com) – Pakar komunikasi politik asal UNAIR Suko Widodo menyebut jika bursa menteri di Kabinet Pemerintahan periode kedua Presiden Jokowi masih bisa dibilang cair. Ia berpendapat, kepastian baru didapat ketika pelantikan.

“Hingga detik terakhir, semua peluang masih terbuka lebar. Termasuk untuk Wali Kota Surabaya Bu Risma masuk ke kabinet. Parameternya apa, kasus Mahfud MD di Pilpres 2019 lalu bisa jadi patokan. Jadi kalau belum dilantik maka semua masih fleskibel,” kata Suko.

Secara kemampuan, menurut pria yang disapa SW ini, Risma memiliki rekam jejak yang sangat mumpuni. “Beliau berhasil membangun Surabaya menjadi Kota Internasional. Luar biasa itu,” ujarnya.

Di sisi lain, informasi terbaru, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendadak tak menghadiri agenda pagi dirinya yang terjadwal.

Seharusnya, pada hari Selasa (22/10/2019) pukul 07.00 WIB, Risma dijadwalkan menjadi Inspektur Upacara perayaan Hari Santri 2019 di Tugu Pahlawan-Surabaya. Hanya saja, Wali Kota Perempuan pertama di Surabaya itu tak nampak hingga acara usai.

Apakah Risma ke Jakarta untuk turut menghadap Jokowi terkait penunjukkan dirinya sebagai Menteri?

Dikonfirmasi, Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Parajarata mengungkapkan jika saat ini posisi Risma masih di Surabaya. “Ibu masih rapat staff Mas. Setahu saya tidak ada (agenda ke Jakarta),” kata Febri, sapaan akrabnya.

Nama Risma sendiri sebelumnya santer disebut layak untuk menduduki beberapa pos menteri. Sebut saja posisi Menteri Lingkungan Hidup, Agraria, ataupun MenPan RB. Hal itu pun tak lepas dari keberhasilan Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu dalam memipin selama hampir 2 periode.

Dalam kaitan pengumuman penting terkait dirinya pun, Risma memang sering kali tidak hadir langsung di lokasi. Sebut saja saat Ia terpilih menjadi Ketua DPP PDIP lalu. Saat pengumuman, Risma justru tidak berada di Bali yang merupakan lokasi Konggres PDIP. Ia sudah kembali ke Surabaya setelah sebelumnya sempat hadir di acara.[ifw/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar