Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Hindari Kerumunan, Wayang Jogja Night Carnival, Ini Formula Pemkot Yogyakarta

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. (Tengah)

Yogyakarta (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jogjakarta sudah menyiapkan formula untuk mengantisipasi terjadi kerumunan saat perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-265 Kota Jogjakarta, Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) pada, Kamis (7/10/2021) besok.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto, Haryadi Suyuti saat Welcome Dinner, Rabu (6/10/2021). “Ini adalah gelaran puncak acara Hari Ulang Tahun Kota Jogjakarta yang kedua kalinya di masa pandemi COVID-19. Ada salah satu dari 5M yakni menghindari kerumunan, tidak bisa dihindari,” ungkapnya.

Sebelum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), menurutnya, Pemkot Jogjakarta sudah melakukan pembatasan terkait kegiatan masyarakat yang menyebabkan kerumunan. Seperti yang akan dilakukan saat puncak HUT ke 265 dalam gelaran WJNC di Stadion Mandala Krida, Kamis besok.

“Seperto dalam jarak tertentu nontonnya dan yang paling penting adalah bagaimana orang lain bisa nonton. Sehingga kita kombinasikan, gelaran ini bisa disaksikan melalui YouTube resmi serta warga datang ke lokasi namun kita batasi tergantung tempat sehingga kita bisa jaga, ada physical distancing,” katanya.

Warga yang datang juga diharapkan menggunakan masker, termasuk penampil. Selain warga, para penampil juga diharuskan sudah vaksin dan tes swab dengan hasil negatif. Jika ada yang positif maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan untuk melanjutkan pertunjukan.

“Kota Jogjakarta sudah mulai membuka kegiatan offline untuk pertunjukan, namun bukan konser ya. Konser nanti malah band-band besar datang ke sini, penonton ribuan. Festival boleh lah tapi harus mengajukan izin kepada Satgas dan pihak TNI/Polri karena ini kaitannya kerumunan,” ujarnya.

Pasalnya, kasus Covid-19 terjadi potensi penularan dari kerumunan. Meski warga Yogyakarta sudah hampir 100 persen sudah vaksin dan sudah mulai membuka pariwisata, namun Wali Kota berharap, wisatawan yang datang juga sudah vaksin. Pemkot Yogyakarta juga menyiapkan di beberapa tempat itu bisa melaksanakan antigen secara cuma-cuma. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar