Politik Pemerintahan

Hindari Kerumuman Massa, Layanan Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto Hanya Via Online

Mojokerto (beritajatim.com) – Untuk menghindari kerumunan, layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto hanya dilakukan via online. Hal ini juga sesuai dengan Intruksi Dirjen Dukcapil, Surat Gubernur Jawa Timur dan Surat Edaran Bupati Mojokerto.

Seluruh layanan Administrasi kependudukan (Adminduk) berbasis tatap muka sejak, Senin (4/5/2020) resmi ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan. Meski seluruh layanan tatap muka resmi ditutup sementara, namun proses layanan tetap berjalan.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto Bambang Wahyuadi, mengatakan pelayanan Adminduk secara tatap muka diganti dengan cara pelayanan berbasis online alias hotline dukcapil melalui WhatsApp (WA). “Jadi tidak melayani pengambil dokumen Adminduk secara langsung,” ungkapnya, Senin (4/5/2020).

Masih kata Bambang, bagi masyarakat yang sudah mendaftar via online dan sudah melengkapi semua persyaratan tidak perlu datang mengambil ke kantor Duspendukcapil Kabupaten Mojokerto. Pasalaya, dokumen tersebit nantinya akan diantar ke rumah sesuai alamat.

“Kami bekerja sama dengan PT POS Indonesia sehingga dokumen nanti akan dikirim ke alamat masing-masing. Jadi biaya pengiriman yang akan dibebankan pada pemohon yang langsung diberikan ke petugas Pos sebesar Rp20 ribu. Ada beberapa no WA yang bisa dihubungi,” katanya.

Untuk pelayanan Adminduk seperti permohonan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), Perekaman e-KTP bisa menghubungi nomor WA di 0821-4101-1466. Untuk pelayanan surat pindah atau datang di 0821-4101-1465, untuk pelayanan Akte Kelahiran/Akte Kematian/Kawin atau Cerai di 0821-4101-1464 dan untuk pelayanan informasi, legalisir, pengaduan dan validasi NIK di 0821-1320-2060.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar