Politik Pemerintahan

Hendy-Firjaun Diserang Isu 212 dan Kedekatan dengan Habib Rizieq di Medsos

Jember (beritajatim.com) – Hendy Siswanto, kandidat bupati yang diusung koalisi Nasdem, Gerindra, PPP, PKS, dan Demokrat diserang dengan isu ‘Gerakan 212’ dan kedekatan dengan pemimpin Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab, di media sosial. Dua foto yang beredar menunjukkan pose Hendy saat berada di Monas dan pose pertemuan dengan Rizieq.

Menanggapi hal itu, Hendy mengatakan bahwa dirinya adalah warga NU. “Tentang 212, 234, itu tidak ada urusan dengan kami. Saya ini muslim dan saya cinta semuanya. Saya akan merangkul semua yang ada, tapi yang jelas darah kami darah Islam, darah NU, dan kami mengamalkan (amalan) Nahdlatul Ulama di Jember,” katanya, Jumat (4/9/2020).

“Meskipun kami tidak memiliki kartu anggota NU, orang tua dan keturunan kami adalah Nahdlatul Ulama. Saya anak orang NU dan mengamalkan ajaran NU. Saya menghormati seluruh agama yang ada,” kata Hendy.

Soal foto pertemuannya dengan Habib Rizieq, Hendy menjelaskan, pertemuan itu terjadi saat umrah di Mekah pada 2016. “Itu tidak ada kaitan dengan pilkada ini. Dan kami datang ke Habib Riziq sebagai bagian dari perintah NU, bahwa kami harus menghormati para habaib dan para kiai. Itu bagian dari ajaran NU,” katanya.

Muhammad Balya Firjaun Barlaman, calon wakil bupati pendamping Hendy, mengaku sudah mengonfirmasi isu tersebut. “Kami terbiasa tabayyun. Kami sudah tabayyun. Ternyata (isu itu) tidak (benar). Jadi walau di-framing seperti itu di luar, tidak masalah. Sebagian orang menilai, dengan hadirnya saya (sebagai calon wakil bupati) untuk menutupi (menepis isu) itu juga,” katanya.

Namun, menurut Firjaun, Hendy membenarkan jika memiliki hubungan bisnis dengan Sandiaga Uno, calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo Subianto pada pemilu tahun lalu. Bahkan, Sandiaga hadir berkampanye di kediaman Hendy saat itu. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar