Politik Pemerintahan

Heboh Bimtek Kades se-Kabupaten Sampang Disuguhi Penyanyi dan Berjoget Dangdut

Audensi Aliansi Damai Pentura

Sampang (beritajatim.com) – Bimbingan Teknik (Bimtek) yang dilakukan oleh Kepala Desa se-Kabupaten Sampang ke Kota Bandung, Jawa Tengah dan Kabupaten Banyuwangi, beberapa waktu lalu, dituding oleh enam lembaga yang tergabung dalam Aliansi Damai Pantura tidak bermanfaat bahkan hanya menghambur-hamburkan uang negara.

Tak hanya itu, sejumlah group media sosial seperti Whatsapp maupun facebook beredar video berdurasi 0,29 detik yang mengambarkan situasi di lokasi Bimtek terlihat wanita bernyanyi dan berjoget di atas panggung dengan backdrop lambang Kabupaten Sampang.

“Apa hasil dari Bimtek itu, hanya ada acara joget-joget dan saweran,” kata Muhni koordinator audensi sekaligus warga Pantura Sampang, Senin (14/9/2020).

Menurut Muhni, anggaran Bimtek sebesar Rp 900 juta itu, berasal dari dana Alokasi Dana Desa (ADD) yang ditransfer langsung melalui Bank BRI ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang. “Ini menyalahi aturan, karena dalam ADD tidak ada acara Bimtek,” tegasnya.

Sedangkan Suhanto, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) setempat berdalih jika dalam agenda Bimtek itu pihaknya sebatas hanya memfasilitasi saja. “Kami sifatnya hanya memfasilitasi para Kades Bimtek ke Banyuwangi, selebihnya bukan kewenangan kita,” ujarnya.

Pihaknya mengakui, Sumber Daya Manusia (SDM) Kepala Desa di Kabupaten Sampang, masih dibawa rata-rata. Sehingga butuh dilakukan Bimtek maupun pelatihan-pelatihan yang sifatnya bisa meningkatkan perekonomian para warga. “Semestinya, Kepala Desa di Sampang tidak harus ikut semua, kita lihat kondisinya atau survei sebelum dilakukan bimtek.” tandasnya.[sar/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar