Politik Pemerintahan

Survei Pilkada Pacitan, Keponakan SBY Masih Berada Diatas

Pacitan (beritajatim.com) – Lembaga Survey Cakra Nusantara merilis hasil survey persepsi pemilih menjelang pilkada Pacitan yang dilakukan di bulan Maret 2020 pada 15-20 Maret 2020 ini menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 400, tingkat akurasi dan derajat kepercayaan 95% dan margin of error -+5%.

Hasilnya, terdapat sejumlah nama yang elektabilitas sementara tinggi. Diantaranya nama mantan anggota DPRD Pacitan dua Periode, Nur Sigit Efendi 60.4%, disusul keponakan SBY yang juga Ketua DPRD Pacitan, Indrata Nur Bayuaji 18.0%, dan Ketua DPC Golkar, Gagarin 7.1%, sedangkan elektabilitas kandidat lain masih di kisaran 3-5 persen, yakni Ronny Wahyono 5.6%, dan Subroto 3.1%, sisanya responden memilih jawaban “tidak tahu” dan “tidak menjawab”.

Menurut Taufiq Ms, Direktur Eksekutif Cakra Nusantara, salah satu faktor tingginya elektabilitas Nur Sigit Efendi dan Indrata Nur Bayuaji yaitu persepsi masyarakat yang menginginkan pemimpin yang tegas dan muda dari kalangan politisi sehingga keduanya dinilai representatif oleh masyarakat untuk kriteria tersebut.

“Dalam temuan survey kami, masyarakat di Pacitan banyak menginginkan pemimpin yang tegas dan muda yang berlatar belakang politisi” jelas Taufiq, alumnus Ilmu Politik UIN Sunan Ampel Surabaya.

Selain itu, Taufiq menyebutkan temuan lain, yang berkaitan dengan harapan masyarakat Pacitan tentang masalah yang harus segera diselesaikan yaitu tertinggi masalah kemiskinan 42.1% dan infrastruktur 35.3% sedangkan masalah lain seperti longsor, keamanan, sampah dan kesehatan masing-masing di bawah 5%.

“Masyarakat Pacitan menganggap masalah utama yang harus diselesaikan oleh calon pemimpin Pacitan yaitu soal kemiskinan dan infrastruktur” tukas Taufiq.

Koordinator riset Cakra Nusantara, Khoirul Umam, menjelaskan hal serupa bahwa masalah tersebut linier dengan prioritas program yang diinginkan masyarakat Pacitan, yaitu tertinggi masyarakat menginginkan program bantuan modal usaha 27.6% dan perbaikan infrastruktur 25.4%, pembukaan lapangan kerja 15.8%, beasiswa pendidikan 7.1% Sedangkan kesehatan gratis, bantuan lansia, kampung ramah dan bersih, perbaikan kali/sungai dan pariwisata masing-masing di bawah 5%.

“Masalah tersebut linier dengan harapan masyarakat terkait program prioritas bakal calon Bupati Pacitan yang akan datang, yaitu masyarakat menginginkan adanya program bantuan modal usaha, perbaikan infrastruktur dan lapangan kerja” ujar Khoirul Umam.(ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar