Politik Pemerintahan

Hari Pertama Dinas, Bupati Masuk Keraton Sumenep Lewat ‘Labang Mesem’

Bupati Sumenep, Ach. Fauzi masuk ke keraton melalui Labang Mesem (foto/ temmy)

Sumenep (beritajatim.com) – Ada nuansa berbeda di Keraton Sumenep. Sejumlah petugas penjaga keraton terlihat berpakaian adat. Mereka berdiri di ‘Labang Mesem’ yang menjadi pintu masuk Keraton Sumenep. Mereka mengenakan baju batik Sumenep dengan bawahan ‘jarik’ atau ‘samper’ (bahasa Madura: red).

Nuansa keraton sangat kental terasa, karena terhitung sejak Senin (01/03/2021), Bupati Sumenep, Ach. Fauzi, meminta tata cara masuk keraton dikembalikan seperti masa lampau.

“Saya sudah menyampaikan agar nuansa keraton dihidupkan lagi. Supaya benar-benar terasa keratonnya, sehingga menghidupkan kembali nilai-nilai budaya keraton. Ini bagian dari penghargaan terhadap Raja-raja Sumenep di masa lalu bersama keluarga dan keturunannya,” tandasnya.

Ia pun mengawali hari pertamanya berdinas setelah dilantik pada Jumat (26/02/2021), dengan masuk ke Keraton Sumenep melalui ‘Labang Mesem’ yang dijadikan sebagai pintu masuk utama.

“Semua yang akan masuk ke keraton, ataupun bertamu ke rumah dinas bupati, harus melalui Labang Mesem. Jadi pintu depannya memang Labang Mesem. Rumah dinas bupati ini ada di bagian belakang keraton, bukan di depan,” ujarnya.

Ia juga meminta agar seluruh ‘punggawa’ keraton, mulai penjaga, pramusaji, dan petugas lain, mengenakan baju adat. Kemudian ketika akan memasuki keraton melalui pintu utama atau Mandiyoso maka semua tamu wajib melepaskan sandal atau sepatu, dan baru bisa dipakai lagi ketika sudah melewati ruangan atau ketika sudah di pintu utara. “Selain itu, di areal keraton dilarang merokok. Kalau mau merokok hanya diperbolehkan di ‘smoking area’ yang telah disediakan,” terang Fauzi.

Ia juga meminta agar di dalam area Pendopo Keraton Sumenep ataupun di area ‘Andhap Asor’, tidak diperkenankan memainkan atau memperdengarkan musik modern. Yang diperbolehkan hanya musik tradisional atau klenengan. “Nantinya kegiatan yang diijinkan dilaksanakan di Pendopo Keraton hanya kegiatan penting, seperti acara kenegaraan yang berkaitan dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi,” paparnya. (tem/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Kiat Menulis Artikel Kesehatan Populer

Resep Nasi Aladin Khas Timur Tengah

Resep Sup Kikil, Gurih dan Empuk