Politik Pemerintahan

Hari Pahlawan, Pj Bupati Sidoarjo Kunjungi Veteran

Sidoarjo (beritajatim.com) – Momen Hari Pahlawan 2020 dimanfaatkan Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono mengunjungi Serma (Purn) AL Ismail yang tinggal di RT 16 RW 04 Desa Pagerwojo Kecamatan Buduran.

Kedatangan Hudiyono ke rumah veteran pembela Kemerdekaan RI itu karena Ismail menderita sakit pada bagian kaki, jantung, katarak dan prostat.

Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono mengatakan, kunjungannya ini untuk menjenguk saudara senior pejuang Kemerdekaan RI, semasa masih bertugas dari kesatuan TNI-AL.

“Saya hormat atas jasanya yang berharga selama bertugas membela NKRI dari penjajah. Semoga beliau lekas diberikan kesembuhan,” katanya, Selasa (10/11/2020).

Dari perbincangan yang ada, tambah dia, banyak pengalaman yang diceritakan oleh beliau (Ismail red,) dalam berjuang membela NKRI.

Cak Hud sapaan akrab Pj Bupati Sidoarjo yang merasa sebagai generasi penerus, sangat mengapresiasi dan menghargai perjuangan yang diberikan dalam mempertaruhkan nyawa melawan penjajah.

“Meski tidak terlibat dalam perjuangan 45, namun semangat yang ditunjukkan oleh Ismail dan veteran lainnya saat itu, semangatnya juga seperti pejuang 45,” jelasnya menirukan penuturan Ismail.

Sebagai generasi penerus bangsa, lanjut Cak Hud, harus bisa mencontoh para pejuang dan harus dijadikan inspirasi. Apa yang sudah dilakukan oleh para pejuang-pejuang terdahulu, harus dihargai dan diteruskan secara baik dalam mengisi kemerdekaan yang sudah diraih bangsa ini.

“Generasi penerus tidak boleh enak-enakan, melainkan harus bisa memberikan sesuatu yang baik untuk negeri ini,” anjur Kabiro Kessos Setdaprov Jatim tersebut.

Sementara H Ach Nasichun veteran teman sejawat Ismail berterimakasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono. “Mudah-mudahan kehadiran Pak Pj. Bupati menjadi penyemangat Ismail untuk menjadi sembuh,” terangnya dengan mengamini.

Meski sudah tidak zamannya berjuang melawan penjajah, para veteran yang ada, semoga masih terus diberikan semangat untuk menciptakan negara ini menjadi negara kesatuan yang adil dan makmur.

“Semoga kesatuan tetap terpelihara secara baik dalam bangsa ini,” imbuhnya berharap.

Begitu juga untuk generasi penerus, sambung Nasichun, terus bisa menjalani kehidupan berikutnya secara baik dan bisa mencontoh apa yang menjadi semangat juang para pejuang terdahulu.

“Generasi penerus yang ada harus bisa menjadi kebanggaan bangsa ini,” harap dia menutup. (isa/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar