Politik Pemerintahan

Hari Jadi ke-727 Surabaya

Ning Lia: Semangat Wani Pondasi Penting Hadapi Pandemi

Lia Istifhama

Surabaya (beritajatim.com) – Hari ini, Minggu (31/5/2020), Kota Surabaya yang juga Ibu Kota Propinsi Jawa Timur berulang tahun ke-727. Momentum hari jadi Kota Metropolis ini dipandang oleh Lia Istifhama sebagai hari untuk mengenang semangat juang para pahlawan.

“Hari Jadi Surabaya kali ini momentum meneladani jiwa pejuang para leluhur dan mensyukuri bahwa di Surabaya ada begitu banyak orang hebat. Sebagai contoh, Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah adalah orang asli Surabaya. Surabaya saat ini juga dipimpin orang hebat, Bu Risma. Intinya, banyak orang dengan kompetensi yang berbeda-beda dan itu semua bisa kita teladani,” ujar Lia.

“Bagi saya, momentum hari jadi ini adalah mengenang jiwa wani, jiwa petarung yang gigih dan pemberani yang dimiliki oleh leluhur Surabaya. Raden Wijaya yang saat itu, pada 1293 berhasil mengalahkan tentara besar, Mongol pimpinan Kubilai Khan, seharusnya menjadi teladan penting bagi kita,” lanjut wanita yang namanya masuk di bursa Pilwali Surabaya ini.

Bukan hanya jiwa wani saja, Lia yang akrab disapa Ning Ceria ini juga mengedepankan pentingnya usaha dengan semangat positif. “Bukan hanya jiwa wani itu tadi, namun pentingnya sebuah usaha dengan sebuah keoptimisan. Tidak perlu arek Surabaya merasa rendah diri, melainkan harus yakin bahwa semua hal, jika sudah Kun fayakun, itu bisa terjadi,” katanya.

“Buktinya, Mongol bisa kalah di bumi Surabaya. Bukan hanya itu, Surabaya juga potret heroiknya menjaga kemerdekaan Indonesia. Peristiwa 10 Nopember yang menjadi identitas kepahlawanan, terjadi juga di bumi Surabaya. Ini kan warisan yang sangat mulia. Bahwa leluhur arek-arek Surabaya merupakan para pejuang,” bebernya.

“Bismillah, sesuai sejarah, leluhur Surabaya telah menunjukkan bahwa sebuah usaha dan kekompakan, terbukti bisa mengalahkan penjajah. Nah, semoga kita pun begitu. Dengan kita yakin bahwa kondisi kita sehat dan tetap bergotong royong berikhtiar menjaga kebersihan lingkungan, yah Insya Allah virus ini bisa lekas ambyar, ilang,” ujar Ning Lia.

“Selain itu yang penting yah menjaga asupan makanan yang sehat bagi imun tubuh kita, seperti zat besi, protein, vitamin dan mineral. Intinya, jangan pesimis. Harus tetap bijak, tenang, dan yakin bahwa pandemi ini segera berakhir. Riyoyo teko, Corona insya Allah ambyar,” pungkas keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah ini. [ifw/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar