Politik Pemerintahan

Hari Ini, KPK Periksa Jumadi dan Karsali

Karsali, Mantan Ajudan Gubernur Jatim Soekarwo

Surabaya (beritajatim.com) – KPK pada Selasa (20/8/2019) hari ini menjadwalkan pemeriksaan atas Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jatim, Jumadi dan mantan Ajudan Gubernur Jatim, Karsali. Karsali saat ini menjabat sebagai salah seorang Komisaris Bank UMKM Jatim.

Keduanya diperiksa dalam statusnya sebagai saksi untuk tersangka Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Supriyono (SPR) dalam kasus suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Tulungagung TA 2018.

Menurut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Selasa (20/8/2019), penyidik KPK mendalami keterangan para saksi terkait proses pengalokasian bantuan keuangan provinsi untuk Kabupaten Tulungagung.

Sebelumnya, pada Senin (19/8/2019) kemarin, KPK juga telah memeriksa RB Fattah Jasin (Kepala Dinas Perhubungan Jatim) dan Suprianto (Pegawai Negeri Sipil).

Sebulan terakhir ini publik dikejutkan dengan rangkaian penggeledahan sejumlah lokasi di Surabaya oleh tim KPK yang mendapat pengawalan Polda Jatim.

Penggeledahan itu dilakukan untuk mendalami seberapa jauh mekanisme Bantuan Keuangan (BK) dari Pemprov Jatim ke Pemkab Tulungagung. Sebelum penggeledahan, beberapa pejabat Pemprov Jatim dan pensiunan pejabat Pemprov Jatim juga telah dipanggil KPK secara bergiliran untuk menjalani pemeriksaan.

Beritajatim.com mencatat ada sedikitnya enam lokasi yang digeledah tim KPK mulai Rabu (7/8/2019) hingga Jumat (9/8/2019). Yakni, Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, rumah Kepala Dishub Jatim Fattah Jasin (mantan Kepala Bappeda Jatim) dan rumah mantan Sekdaprov Jatim Ahmad Sukardi.

Pada Kamis (8/8/2019), KPK juga telah menggeledah kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jatim dan kediaman Kepala BPKAD Jatim, Jumadi. Kemudian, pada Jumat (9/8/2019), KPK juga telah menggeledah kediaman Karsali di kompleks Perumahan Sakura Regency, Ketintang Surabaya.

Selain itu, pada hari yang sama, tim KPK juga menyasar kediaman Zaenal Abidin di Jalan Asem Surabaya. Mantan Kepala Bappeda Provinsi Jatim itu lolos menjadi caleg DPRD Jatim terpilih 2019-2024 dari Partai Demokrat.

KPK juga pernah menggeledah lima lokasi di Jawa Timur terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018.

Penggeledahan dilakukan di Kantor Badan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur dan empat rumah pejabat dan mantan pejabat di lingkungan pemprov Jawa Timur dan juga anggota DPR RI.

Empat lokasi yang digeledah pada Kamis (11/7/2019), yakni Rumah Budi Juniarto (Mantan Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jatim), Rumah Toni Indrayanto (Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jatim), Rumah Budi Setiawan (Mantan Kepala Bappeda Provinsi Jatim) dan Rumah Ahmad Riski Sadig (Anggota DPR RI dari PAN).

Dari empat lokasi itu disita dokumen terkait penganggaran dan barang bukti elektronik berupa telpon genggam. “Penggeledahan dilakukan terkait dengan sumber dana APBD Tulungagung dari Bantuan Keuangan APBD Provinsi Jawa Timur,” jelas Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Febri menjelaskan, rekonstruksi dilakukan untuk mendalami sejumlah informasi terkait dengan perkara yang sedang ditangani saat ini. Pihaknya belum mau menyebut siapa saja saksi dan tersangka yang dilibatkan dalam rekonstruksi yang dilakukan pada Jumat siang menjelang sore hari.

KPK belum mengumumkan apa saja hasil penggeledahan dan rekonstruksi itu. Termasuk keterlibatan pihak lain dalam perkara suap anggaran Tulungagung tersebut. Sejauh ini baru Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Supriyono yang sudah berstatus tersangka. Apakah ada tersangka baru dalam waktu dekat yang akan diumumkan KPK? (tok/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar