Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Harapan Bupati Pamekasan dari Pilkades Serentak 2022

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam bersama Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto dan Dandim 0826 Letkol Inf Ubaidillah, saat meninjau Pilkades Serentak 2022, Sabtu (23/4/2022). [Gambar: beritajatim.com]

Pamekasan (beritajatim.com)Bupati Pamekasan, Badrut Tamam sangat berharap pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di wilayah setempat, Sabtu (23/4/2022). Dapat berjalan sukses tanpa ada kendala maupun sengketa berarti.

Hal tersebut disampaikan saat ia meninjau salah satu titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkades Serentak, di Desa Bulay, Kecamatan Galis, Pamekasan. Didampingi Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto dan Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Ubaidillah.

“Pertama kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan Bapak Dandim Pamekasan, yang sigap dan akurat mengambil berbagai langkah dan tindakan dalam menjaga keamanan di tengah masyarakat yang sedang melaksanakan Pilkades Serentak,” kata Bupati Badrut Tamam.

Kalaupun terdapat persoalan ataupun sengketa dalam pelaksanaan pilkades serentak, pihaknya sangat berharap agar hal tersebut dapat diselesaikan sesuai regulasi dan peraturan yang berlaku. “Karena negara kita negara hukum, misalnya ada regulasi yang harus diperbaiki, yakni ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara),” ungkapnya.

“Jadi kalau misalkan ada pelaksanaan yang tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku, bisa langsung ke PTUN dan bukan jalur lainnya. Sebagai negara hukum, kita semua harus menjunjung tinggi hukum itu sendiri,” sambung bupati muda yang akrab disapa Mas Tamam.

Seperti sebelumnya, pihaknya juga berpesan agar masyarakat selalu menjaga kerukunan dan kondusifitas kabupaten Pamekasan. “Jadi dalam proses pesta demokrasi, tidak ada ceritanya pihak kalah, semuanya menang. Karena kemenangan itu merupakan keketapan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” jelasnya.

“Maka dari itu, setelah pelaksanaan pilkades serentak ini selesai. Mari kita bersama-sama untuk terus mendorong Pamekasan menjadi kabupaten yang berdaya saing dengan kabupaten/kota maju lain di Indonesia. Termasuk di antaranya dengan mensukseskan berbagai program prioritas, agar dapat menumbuhkan sektor ekonomi ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pelaksanaan pilkades serentak digelar di 74 Desa di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan. Pilkades tersebut seyogyanya digelar pada 2021 lalu namun karena bersamaan dengan pandemi Coronavirus Disease 2019 akhirnya ditunda. Sehingga posisi Kepala Desa (Kades) di 74 desa tersebut, ditunjuk sosok Pelaksana Tugas (Plt). [pin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar