Politik Pemerintahan

Hampir 4 Jam, Ikbar Akhirnya Jadi Pendaftar Kedua di Pilkada Kabupaten Mojokerto

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar) menjadi bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto kedua yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto. Selama hampir empat jam, KPU Kabupaten Mojokerto melakukan verifikasi berkas syarat calon dan syarat pencalonan atas Ikbar.

Bakal calon Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengaku, bersyukur sudah diterima KPU Kabupaten Mojokerto mendaftar sebagai bakal calon Bupati Mojokerto berdampingan dengan Muhammad Ali Barra. “Alhamdulilah semua sudah selesai dengan baik dan kita sudah terima tanda terima,” ungkapnya usai pendaftaran, Jumat (4/9/2020).

Dibanding dengan bapaslon yang pertama yakni Yoko Priyono-Choirunnisa (YONI), verifikasi berkas syarat calon dan syarat pencalonan bapaslon dengan enam partai pengusung ini lebih lama. Jika YONI hanya dua jam, namun Ikbar hampir empat jam KPU Kabupaten Mojokerto melakukan verifikasi.

“Yang bikin lama tadi terkait dengan keterangan SPPT pajaknya. Karena sebetulnya untuk nomor pajak saya tidak efektif karena status saya adalah sebagai istri pak MKP. Tapi ternyata menjadi persyaratan bahwa ada keterangan resmi dari kantor pajak dan alhamdulilah ini tadi sudah diurus dan sudah bisa diserahkan. Sudah selesai,” katanya.

Menurutnya, semua persyaratan untuk mendaftar sebagai calon Bupati Mojokerto sudah terpenuhi sehingga ia sudah menerima tanda terima dari KPU Kabupaten Mojokerto. Termasuk terkait Harta Kekayaan Penyelenggara Negara LHKPN maupun Surat Keputusan Partai Amanat Nasional (SK PAN) yang sempat salah dokumen.

Ikfina Fahmawati merupakan istri mantan Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa (MKP) yang lengser karena terjerat kasus korupsi. Sedangkan Barra merupakan putra Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim. Pasangan Ikbar diusunh enam partai.

Enam partai politik (patpol) tersebut yakni NasDem dengan tiga kursi, Partai Hanura dua kursi, PAN dua kursi, PKS empat kursi, Partai Gerindra tiga kursi serta Partai Demokrat lima kursi. Jika diakumulasi kursi dari ke enam parpol tersebut, maka berjumlah 19 kursi. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar