Politik Pemerintahan

Hadirkan E-Transaksi, Perumda Tirta Kanjuruhan Komitmen Cegah Pungli

Malang (beritajatim.com) – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan, Kabupaten Malang, kembali meluncurkan sebuah inovasi untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Terbaru, Perumda Tirta Kanjuruhan menghadirkan E-Transaksi. Layanan digital ini memungkinkan bagi para pelanggan Perumda Tirta Kanjuruhan untuk membayar tagihan air. E-Transaksi ini di implementasikan dalam bentuk aplikasi bernama Sipika yang dapat di unduh melalui Playstore di perangkat android.

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi menyampaikan, layanan transaksi elektronik ini dihadirkan untuk menekan dan mengantisipasi terjadinya pungutan liar.

“Kami ingin merealisasikan pembayaran untuk mencegah adanya pungutan liar dan agar lebih transparan. Oleh karena itu kami memperkenalkan pembayaran secara elektronik, melalui aplikasi Sipika,” ujar Syamsul, disela-sela acara launching E-Transaksi di kantor Perumda Tirta Kanjuruhan, Senin (4/10/2019).

Syamsul percaya, hadirnya aplikasi itu akan memudahkan para pelanggan. Selain itu, ada layanan lain yang dihadirkan dalam aplikasi tersebut.

Selain membayar tagihan air, pelanggan juga mengakses pembayaran tagihan lain, seperti iuran listrik dan BPJS. Kemudian, aplikasi itu juga memungkinkan digunakan untuk memesan tiket pesawat atau kereta api.
“Pelayanan ini sangat mudah dan cepat. Jenis layanannya ada tagihan rekening air dan non air,” terang Syamsul.

Lebih jauh, Syamsul menuturkan, aplikasi ini nantinya juga akan digunakan jajaran direksi dan staff di Perumda Kanjuruhan, termasuk di loket-loket pembayaran tagihan rekening air.
“Nanti dapat dibayar mendapat kode pembayaran,” jelasnya.

Syamsul berharap, kedepan dengan hadirnya aplikasi ini benar-benar efektif dan memudahkan pelanggan serta masyarakat. Dia pun mengungkapkan, kritik dan saran masih sangat dibutuhkan untuk pengembangan inovasi tersebut.

“Harapan kami hadirnya E-Transaksi ini bisa benar-benar memberikan akses pembayaran yang mudah dan cepat tanpa adanya pungutan liar. Saran dan masukan dari semua unsur sangat dibutuhkan agar ada peningkatan layanan,” pungkasnya. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar