Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Hadiri Muskercab PCNU, Ketua DPRD Surabaya: NU Terbuka Terhadap Entitas Politik

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono menyebut Nadhlatul Ulama (NU) terbuka terhadap entitas politik. Hal ini dibuktikan dari kehadiran berbagai unsur saat Muskercab PCNU Surabaya.

“Saya bersyukur, tidak hanya saya tapi juga pimpinan dewan yang lain juga hadir. Ini menandakan bahwa NU terbuka terhadap entitas politik di luarnya dan bisa bersinergi dengan baik,” kata Adi Sutarwijono usai Muskercab PCNU Surabaya di Hotel Tunjungan, Minggu (21/11/2021).

Selain diundang di pembukaan Muskercab PCNU Surabaya, Adi bercerita, dia sudah terbiasa bergaul dengan para tokoh NU. Bahkan sejak dirinya menjadi anggota DPRD Surabaya.

“Pada saat kampanye pun misalkan, kami aktif komunikasi dengan tokoh NU dari berbagai jenjang kepengurusan,” ucapnya.

Disinggung keterlibatan tokoh-tokoh NU di partai politik, Adi mengatakan bahwa di PDIP Surabaya terbuka untuk tokoh NU, bahkan banyak Kader NU didalamnya. Dia mencontohkan ada Abdul Ghoni kader muda NU, kemudian banyak yang terlibat di kelompok-kelompok pengajian.

“PDIP Surabaya sekarang ada peringatan 1 Muharram di kantor DPC, ada kemarin hari santri. Ini mencerminkan bahwa kami terbuka. Kami juga bertemu pada satu ide untuk mengawal Kota Surabaya sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakat, NU menjadi partner kerja kami, saling berkolaborasi,” tegasnya.

Dia berharap Surabaya di era kepemimpinan Eri Cahyadi dan Armuji bisa berkolaborasi dengan NU dan berbagai unsur masyarakat yang lain untuk berkontribusi dalam upaya pemulihan ekonomi di kota Pahlawan.

“Bahwa agenda ke depan kita ada agenda pemulihan ekonomi, maka NU bisa berkontribusi dalam upaya menumbuhkan perekonomian di kota Surabaya dan tadi disampaikan oleh Muhammad Nuh, bahwa NU di Surabaya menjadi salah satu pemilik saham terbesar, sehingga praktis gerbong terbesar adalah NU di Kota Surabaya,” tandasnya.(asg/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar