Politik Pemerintahan

Gus Yani Prihatin dengan Makam Pahlawan Asal Gresik Usman Sadar

Gus Yani Calon Bupati di Pilkada Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Ketua DPRD Gresik, H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) melakukan ziarah ke makam pahlawan asal Gresik Moehammad Oesman atau lebih dikenal dengan nama Usman Sadar. Kondisinya terbengkelai sebelum mendapat perhatian dari Gus Yani.

Pahlawan Usman Sadar yang tergabung ke dalam Laskar Sabilillah itu gugur demi mempertahankan bangsa dan negara dari penjajahan Belanda. Usman Sadar yang kini diabadikan sebagai jalan nasional, gugur pada tanggal 13 April 1947.

Makam Usman Sadar bersebelahan dengan dengan makam Kiai Sindujoyo. Seorang kiai kharismarik yang juga diabadikan sebagai jalan di Kabupaten Gresik.

“Saya sangat prihatin kondisi makam pahlawan Usman Sadar yang terbengkalai itu. Kemana peran pemerintah kok tidak ada perbaikan,” ujar Gus Yani, Selasa (18/08/2020).

Kehadiran Gus Yani yang juga Cabup Gresik itu, membuat warga gembira serta antusias. Pasalnya, baru kali ini ada pejabat ke makam pahlawan kemerdekaan yang telah menjadi korban keganasan pasukan agresi militer Belanda. Pada saat itu, pasukan dari laskar Sabilillah pimpinan Maskoen Asj’ari.

Gus Yani Calon Bupati di Pilkada Gresik 2020-2025

Dalam kesempatan itu, Gus Yani ingin merevitalisasi makam pahlawan yang selama ini terbengkalai itu jika dirinya terpilih menjadi Bupati Gresik. Hal itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan yang gugur demi mempertahankan kemerdekaan.

“Jadi harus ada program khusus sehingga makam pahlawan bisa direvitalisasi ulang sebagai bentuk kepedulian terhadap sejarah, apalagi nama pahlawan ini sudah menjadi nama jalan di Gresik,” ungkap Gus Yani.

Sementara itu, pemerhati sejarah dari Yayasan Matasegar Gresik, Kris Adji mengungkapkan banyak makam pahlawan yang sebenarnya terbengkalai keberadaannya. Seperti makam Usman Sadar, makam Giri Gajah dan Makam Abdul Fakih.

“Bisa saya pastikan makam beliau tak pernah dikunjungi para pejabat sekalipun dalam peringatan hari kemerdekaan maupun hari pahlawan. Makamnya kurang terawat nyaris tak terperhatikan,” katanya.

Kris Adji pun berharap penuh kepada pemimpin Gresik ke depan agar bisa memperhatikan makam-makam pahlawan yang gugur dan bisa direvitalisasi ulang sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan agar supaya masyarakat Gresik juga lebih tahu keberadaan para pahlawannya.

Dia pun mengapresiasi langkah Gus Yani yang diam-diam melakukan ziarah ke makam pahlawan asal Kota Pudak itu. Selama ini, kata Kris makam tersebut hanya dipedulikan warga sekitar.

“Baru Gus Yani pejabat pertama yang mau memperhatikan dan menziarahinya makam ini saya sangat apresiatif,” imbuhnya.

Salah satu warga setempat Nanang menambahkan hadirnya Gus Yani saat ziarah membuat warga sekitar berharap ada program revitalisasi kepada makam pahlawan nasional tersebut.

Selama ini kata Nanang, warga secara swadaya bergotongroyong merawat dan membersihkan makam pahlawan yang gugur pada tahun 1947.

“Makam ini tak pernah terawat. pemerintah sendiri gak pernah sama sekali, baru Gus Yani ini yang ziarah. Kami antusias sekali,” imbuhnya.

Nanang menerangkan, warga setempat sempat melakukan pengajuan agar makam Usman Sadar bisa direvitalisasi pemerintah. Namun, hingga saat ini belum ada aktivitas apapun soal pemugaran makam.

Selain ke makam Usman Sadar, Gus Yani juga ziarah ke makam pahlawan kemerdekaan 45 di Kawisanyar, Abdul Fakih dan makam pahlawan Giri Gajah yang terdapat 5 pahlawan gugur. Diantaranya Rojab, Kholil,  Djamali, Yunus dan Afandi. Ketiga makam pahlawan tersebut selama satu dekade hanya dirawat sekedarnya oleh warga sekitar. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar