Politik Pemerintahan

Gus Yani Cabup Gresik Datangi Penjual Roti Canai yang Viral 

Gresik (beritajatim.com)- Dewi Amalia Fitri (20) gadis cantik penjual roti canai yang viral mengaku kaget didatangi Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani). Dewi gadis asal Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu itu tidak menyangka kedainya dikunjungi Gus Yani.

Paslon nomor urut 2 itu, di sela-sela kampanyenya menyempatkan diri mampir ke kedainya. Didampingu relawan NIAT memadati kedai Dewi untuk mencicipi kuliner khas negeri jiran Malaysia yakni roti canai.

“Ya Allah nggak nyangka saya kalau kedai saya bakal didatangi Gus Yani. Ya seneng banget lah soalnya ramai tadi sampai nggak muat tempat duduknya,” ujar Dewi tersenyum, Kamis (26/11/2020).

Anak pertama dari dua bersaudara pasangan Zainuri dan Khosatun ini sebelumnya bekerja sebagai Pramugari di Maskapai Penerbangan Internasional Lion Air Group. Namun, ia dan Pramugari sejawatnya harus kena PHK akibat pandemi Covid-19.

Kini, Dewi merasa nyaman lantaran bisa usaha sendiri dengan penghasilan harian. Meski ia sempat mendapat tawaran untuk kembali bekerja menjadi Pramugari. Dewi menolaknya lantaran ia merasa lebih nyaman bisa bekerja dekat dengan kedua orang tuanya.

Hanya saja, untuk mengembangkan usahanya tersebut Dewi dan orang tuanya masih kesulitan mencari tambahan modal. Dihadapan Gus Yani, Dewi menyampaikan bahwa setiap harinya, kedai miliknya selalu banjir pelanggan.

Bahkan, sejak dirinya viral, konsumen yang datang dari Surabaya, Lamongan dan Tuban. Tak jarang pelanggan harus antri sambil berdiri karena ruangannya yang sempit dan kursinya terbatas.

“Pengennya sih memperluas kedai saya biar tempatnya bisa luas. Sekalian meja dan kursi mau saya tambahin supaya kalau pas pembelinya ramai kayak gini biar gak nunggu sambil berdiri. Apalagi sampai meluber di pinggir jalan. Kasihan lihat yang beli kalau tempatnya ramai,”ungkap Dewi.

Menanggapi keluhan tersebut, Gus Yani menjamin Dewi. Jika dirinya dan Cawabup Aminatun Habibah (Bu Min) terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2021-2025. Usaha Dewi dan orang tuanya itu bisa dikembangkan melalui salah satu misinya Gresik Berkarya dan Mandiri.

Dijelaskan Gus Yani, dalam misi tersebut ada program Gresik Jagoan yang menyentuh jaringan komunitas anak muda berwirausaha. Program itu memberikan bantuan insentif penambahan modal kerja sebesar Rp 10 juta untuk 5000 usaha rintisan atau start up yang sudah melalui fase inkubator bisnis.

“Mbak Dewi ini nanti bisa ngajukan ke pemerintahan Gresik Baru. Karena di program kita ada Gresik Jagoan dengan bantuan sebesar Rp 10 juta untuk anak muda yang berwirausaha. Dengan tambahan modal itu mbak Dewi bisa mengembangkan usahanya. Apalagi usaha itu merupakan satu-satunya sumber penghasilan di keluarganya,” pungkas Gus Yani. (dny/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar