Politik Pemerintahan

Gus Yani-Bu Min Minta Dukungan Kiai Sepuh NU dan Alumni Ponpes Qomaruddin Gresik

Calon Bupati Gresik H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) di Ponpes Qomaruddin Bungah, Gresik, Sabtu (8/8/2020).

Gresik (beritajatim.com) – Cabup H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Cawabup Gresik, Hj.Aminatun Habibah (Bu Min) meminta dukungan ke kiai sepuh NU dan alumni Pondok Pesantren (Ponpes) usai acara Silaturrahmi & Pemantapan Ke-NU-an/Ke-Aswaja-an di Ponpes Qomaruddin Bungah, Gresik.

Pasangan calon (Paslon) dengan tagline ‘NIAT’ itu selain meminta dukungan di pilkada serentak pada 9 Desember 2020. Gus Yani-Bu Min juga meminta doa agar bisa berangkat menjadi salah satu Cabup dan Cawabup Gresik.

“Saya bersama Bu Min minta doa serta dukungan dari kiai sepuh NU serta alumni Ponpes Qomaruddin Bungah agar bisa berangkat menjadi salah satu pasangan calon cabup, dan cawabup Gresik agar diberi kemudahan,” ujar Gus Yani, Sabtu (8/08/2020).

Diakui Gus Yani, apa yang menjadi doa para kiai NU tidak lain ingin mewujudkan pemerintahan baru, dan pemerintahan yang mudah diajak komunikasi.

“Sebagai komitmen kepada santri. Saya dan Bu Min maju di pilkada tentunya bukan janji politik, tapi bagian dari NU yang harus diprioritaskan,” tuturnya.

Saat ditanya seberapa jauh dukungan dari kiai sepuh maupun Ponpes Qomaruddin. Dikatakan Gus Yani, alumni santri Ponpes Qomaruddin banyak tersebar dimana-mana. Ditambah ada wejangan dari kiai sepuh tentang Ke-NU-an dan Ke-Aswaja-an. Hal ini semakin menambah spiritual bagi dirinya dan pasangannya.

“Mudah-mudahan ada perubahan Gresik baru yang diridhoi. Khususnya prioritas ke NU. Baik itu dari kader pendidikan, kesehatan maupun permasalahan infrastruktur,” ungkapnya.

Ketiga komponen itu lanjut Gus Yani, menjadi prioritas utamanya agar bisa dirasakan oleh masyarakat. Khususnya warga NU Gresik.

Kegiatan Silaturrahmi & Pemantapan Ke-NU-an/Ke-Aswaja-an di Ponpes Qomaruddin Bungah, Gresik dihadiri sejumlah kiai sepuh NU. Diantaranya KH. Robbach Maksum mantan Bupati Gresik dua periode. KH Mahfud Maksum, Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH. Marzuqi Mustamar. KH. Muchtar Djamil, dan KH Abdillah Anas Anwar (Gus Dillah).

Tidak ketinggalan, beberapa ketua parpol serta perwakilan pengusung Gus Yani-Bu Min. Diantaranya, Partai Golkar, PDIP, Nasdem, PPP, PAN, dan Demokrat. [dny/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar