Politik Pemerintahan

Gus Yani-Bu Min Ingin Libatkan Ketua RT/ RW dalam Perencanaan Pembangunan Gresik Baru

Gresik (beritajatim.com) – Cabup H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)- Cawabup Gresik Hj. Aminatun Habibah (Bu Min) bakal melibatkan Ketua RT/ RW dalam perencanaan pembangunan Gresik Baru.

Gagasan itu disampaikan saat pasangan calon (Paslon) dengan tagline ‘NIAT’ itu bertemu dengan ratusan simpatisan di Desa Sungunlegowo, Kecamatan Bungah, Gresik.

Melalui sebuah posko kemenangan, mereka pun siap memenangkan paslon Gus Yani-Bu Min di Pilkada Gresik 2020. Para simpatisan itu menyuarakan deklarasi dukungan dengan diikuti oleh kalangan milenial, kiai dan tokoh masyarakat desa setempat.

“Kami siap memenangkan Gus Yani dan Bu Min untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2021-2025,” ujar Yanto seorang relawan membacakan deklarasi dengan diikuti oleh ratusan pendukung NIAT, Minggu (23/08/2020).

Dalam pertemuannya Gus Yani mengucapkan terima kasih atas dukungan yang berikan kepada pasangan NIAT. Dia pun tak lupa meminta doa restu agar keinginan menuju perubahan ‘Gresik Baru’ dapat terwujud.

“Saya beserta Bu Min minta doanya agar diberi kelancaran dalam proses Pilkada kali ini. Dan semoga ikhtiar kami dalam mewujudkan perubahan di Kabupaten Gresik bisa terkabulkan,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Gus Yani, dirinya juga menginginkan peran serta ketua RT/RW tidak hanya dibutuhkan saat kontestasi pemilu, pileg, pilpres maupun pemilihan kepala daerah. Peran Ketua RT/RW juga harus dilibatkan dalam perencanaan pembangunan Gresik ke depan.

“Ketua RT/RW itu jangan cuma dicari waktu pileg, pilkada atau pilihan-pilihan yang lain. Tapi pemikiran mereka ini harus dilibatkan dalam perencanaan pembangunan,” kata Gus Yani.

Gus Yani menambahkan, mengenai operasional RT/RW sebagai penunjang kegiatan yang maksimal 1,2 juta per tahun dari Alokasi Dana Desa (ADD) pihaknya tidak mau berjanji tapi akan membuktikan dengan menaikkan operasional tersebut untuk menunjang kegiatan seperti rapat atau kerja bakti lingkup RT/RW.

“Sejauh ini ketua RT/RW memiliki beban tanggung jawab yang besar karena harus berhadapan langsung dengan masyarakat. Namun, untuk operasional mereka dari ADD cukup kecil, makanya nanti akan saya naikkan,” katanya.

Sementara, Cawabup Bu Min menyatakan konsep perubahan yang diusung oleh pasangan NIAt ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat Gresik. Tentunya perubahan ke arah yang lebih baik di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan perekonomian.

“Seperti para pengajar diniyah yang sempat dijanjikan akan diberi insentif, tapi tidak terwujud. Insya Allah ke depan bilamana kami diberi amanah, maka akan kami anggarkan untuk insentif guru diniyah tersebut,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar