Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Gus Ubaid: Pembatalan PPKM Level 3 Jangan Dikaitkan Agama

Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Ketua PP LAZISNU, Ubaidillah Amin (Gus Ubaid) menegaskan, keputusan pembatalan penerapan PPKM level 3 di momentum libur Natal Tahun Baru (Nataru) ini sudah diperhitungkan dengan matang dan cermat oleh pemerintah.

“Dan, saya sangat yakin pemerintah tidak akan sembrono, dan sudah belajar dari kasus varian Delta pada pertengahan tahun ini. Saya pikir momen Nataru merupakan momen liburan masyarakat, dan momen dimana kegiatan ekonomi khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa pulih kembali. Jadi, jangan diasumsikan dan digiring ke arah yang tidak-tidak,” tegasnya kepada beritajatim.com, Rabu (8/12/2021).

Gus Ubaid yang merupakan Pengasuh Ponpes Annuriyyah Kaliwining Jember juga meminta kepada semua pihak agar kebijakan itu tidak dikait-kaitkan dengan agama. “Kenapa di momen Idul Fitri kemarin pemerintah melarang masyarakat melaksanakan mudik, dan perayaan Idul Fitri, dikarenakan memang masyarakat kita masih rendah yang divaksin. Dan, secara fakta di lapangan memang penularan varian Delta sedang menggila,” tuturnya.

Gus Ubaid mengatakan, semua pihak harus bisa membedakan, kondisi saat ini dan pertengahan tahun kemarin. “Jangan semuanya dikaitkan dengan agama. Saya pikir orang mencari nafkah untuk dirinya hidup dan keluarganya merupakan ajaran agama juga. Data vaksinasi yang dirils Kementerian Kesehatan untuk wilayah Jawa Bali sudah mencapai 76 persen masyarakat yang sudah divaksin tahap pertama, sedangkan 56 untuk tahap kedua,” jelasnya.

“Yang jelas momen liburan Nataru tahun ini sangat ditunggu masyarakat, dimana masyarakat sudah sangat bosan dan ingin segera liburan, di satu sisi juga perlu kebangkitan ekonomi. Saya juga melihat pemerintah mengharapkan masyarakat tetap menjalankan prokes,” pungkasnya. (tok/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar