Politik Pemerintahan

Gus Ubaid: Langkah Menteri BUMN Erick Thohir Sudah Tepat

Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa hari ini pemerintah membentuk tim khusus pemulihan ekonomi dan sekaligus penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 yang dipimpin oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Intelektual Muda NU yang menjabat Wakil Ketua PP LAZIS NU, Ubaidillah Amin Moch (Gus Ubaid) kepada wartawan, Sabtu (8/8/2020) mengatakan, bahwa apa yang dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dengan membantu memberikan uang tambahan sebesar Rp 600 ribu kepada masyarakat berpenghasilan di bawah Rp 5 juta, sudah langkah yang tepat.

“Akan tetapi mungkin perlu ditambahkan penerimanya. Semisal, honorer yang belum mendapatkan sertifikasi dan tunjangan guru honorer dari pemerintah. Atau, mungkin bisa juga ditambahkan tunjangan untuk para ustadz di pesantren dan guru ngaji di musala-musala di desa. Yakni, dengan melibatkan unsur-unsur forkopimda melalui tangan Kementrian Dalam Negeri,” katanya.

Selanjutnya, pihaknya meminta kepada aparat terkait seperti KPK, Kejaksaan dan Kepolisian ikut mengawasi penyaluran dana tersebut agar benar-benar sampai ke tangan masyarakat.

“Terkait penggunaan dana tersebut untuk apa, biarkan masyarakat sendiri yang menggunakan sesuai kebutuhannya. Yang jelas menurut saya, pergunakanlah untuk belanja produk-produk buatan dalam negeri, supaya negara ini terselamatkan dari resesi ekonomi,” tegasnya.

Dirinya mengaku dalam beberapa minggu ini berkeliling di Jawa Timur dan Jawa Tengah, serta beberapa kabupaten di Jawa Barat. “Saya melihat masyarakat kita di daerah tetap menjalankan rutinitas seperti biasa, pasar tradisonal tetap ramai, pedagang makanan di pinggiran juga masih ramai. Setelah saya tanya memang omzetnya turun, akan tetapi tidak sesignifikan orang-orang Jakarta bilang. Kalau Mall memang saya lihat di beberapa daerah menurun drastis pengunjungnya,” tuturnya.

Gus Ubaid mengaku optimistis bahwa negara Indonesia tidak terjadi resesi ekonomi. “Kalaupun terjadi, tidak akan sesignifikan negara-negara yang lain. Dan, saya yakin kita bisa menghindari resesi itu, jika kegiatan perekonomian masyarakat di daerah bisa terus berjalan dan rajin belanja produk dalam negeri,” pungkasnya. (tok/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar