Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Gus Sadad Kasih Bocoran Jurus Tak Pernah Kalah di Politik, Apa Itu?

Politikus Gerindra Jatim Anwar Sadad

Surabaya (beritajatim.com) – Anwar Sadad bukan nama yang bisa dipandang sebelah mata dalam perpolitikan di Jawa Timur. Bahkan dia mampu mempertahankan jabatan sebagai DPRD Jatim empat kali berturut-turut meskipun partainya berbeda-beda.

Hal ini menjadi salah satu topik pembahasan menarik dalam ‘Tadarus Politik’ yang digelar Forum Sahabat Anwar Sadad di Kabupaten Sampang para Rabu malam (13/4/2022). Forum ini dihadiri banyak tokoh, mulai dari ulama, akademisi, hingga aktivis Madura.

“Ini banyak pertanyaan Gus, tapi ada yang paling menarik ini, kok bisa Gus Anwar Sadad ini bisa empat kali sukses menjadi anggota DPRD bahkan dengan partai yang berbeda? Monggo ini dijawab Gus,” ucap moderator diskusi, Dhimam.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Gus Sadad menekankan bagi kaum muda, karier merupakan pilihan yang patut diperjuangkan. Bagi Gus Sadad sendiri, politisi adalah mimpi yang dia pupuk sejak masih menjadi mahasiswa.

“Semua orang memiliki pilihan secara bebas, bagi saya memilih jalan politik. Politik itu adalah urusannya mengambil keputusan, meramu pertimbangan-pertimbangan yang didasarkan pada kepentingan bersama, sehingga harus power full,” tutur Gus Sadad.

“Pada dasarnya kita harus bisa mengajak orang itu masuk dalam fibrasi, dan kita juga harus bisa masuk pada fibrasi mereka. Artinya, kita tidak boleh membuang baris kepentingan mereka dengan kepentingan pribadi,” lanjutnya.

Ketua DPD Gerindra Jatim itu menjelaskan, kesuksesan yang dia raih selama juga berkat dukungan warga dan sahabat yang mau berjuang bersamanya.

“Kita harus bisa menjadi alat untuk menjadi kepentingan mereka, contohnya saya jadi DPRD, maka saya harus bisa mewujudkan apa yang mereka inginkan,” lanjut Sadad.

“Jadi semacam partisipasi, atau keinginan, jika kita ingin sampai maka harus ada kesadaran kolaborasi atau kerja sama,” lanjut politisi keluarga Sidogiri itu.

Sehingga, lanjut Gus Sadad menyatakan apa yang dia lakukan tak hanya merangkul untuk meminta dukungan, melainkan berjuang bersama dalam satu tujuan.

“Jadi, bukan saya meminta dukungan pada mereka, namun dukungan mereka itu adalah bagian dari kepentingan mereka semua. Jadi, ada kegembiraan bahwa saya ini menjadi alat untuk apa yang mereka inginkan,” pungkasnya. (tok/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar