Politik Pemerintahan

Gus Muhldor Upayakan Sidoarjo Bangkit di Masa Pandemi Covid-19

Sidoarjo (beritajatim.com) – Masa pandemi Covid-19 banyak membuat masyarakat mengalami kesulitan, terutama soal ekonomi. Bagi pedagang kadang mengalami penurunan drastis, pekerja juga banyak yang dirumahkan.

Untuk membangkitkan ekonomi masyarakat memang dibutuhkan intervensi dari pemerintah. Sebab tanpa perhatian pemerintah, para pelaku usaha UMKM akan sulit bersaing dengan toko ritel yang sudah mulai masuk sampai pelosok desa.

Cabup dari PKB H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhldor), punya cara khusus untuk memperlakukan para penggerak ekonomi kerakyatan ini bangkit kembali ditengah bencana Covid-19. Caranya memberikan stimulus 207.664 Usaha Mikro (Data BPS Sidoarjo 2019).

“Saya bersama Cawabup H. Subandi sudah menyiapkan 20 ribu UMKM naik kelas dengan cara memberikan stimulus sesuai dengan level atau tingkatan,” kata Gus Muhdlor Selasa (24/11/2020).

Cabup nomor urut 2 itu menegaskan bantuan stimulus tersebut tidak hanya sekedar diberikan begitu saja. Tapi juga disiapkan dengan program pelatihan dan pengawasan sesuai dengan bidang usahanya.

“Saya yakin, dengan program ini, pelaku usaha UMKM ini akan terus tumbuh dan berkembang dan dapat menciptakan lapangan kerja baru,” tandasnya.

Selain itu, tambah Gus Muhdlor, Sidoarjo MAS (Muhdlor Ali Subandi) juga menyiapkan program renovasi 2 ribu warung setiap tahun. Tujuannya, para pelaku usaha ultra mikro ini, tidak semuanya dapat mengakses permodalan, sehingga dibutuhkan kebijakan khusus untuk menjembatani keinginan mereka.

Apalagi, warung juga sebagai sarana komunikasi dan interaksi masyarakat. Kalau warung-warung di Sidoarjo bagus, maka masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk berbelanja.

“Anggaran renovasi setiap warung itu, Rp 5 Juta. Kalau warungnya sudah bagus, tidak kumuh, maka masyarakat akan senang berbelanja disitu. Makanya nanti kita akan membuat gerakan membeli di warung sekitar,” papar putra KH Agoes Ali Masyhuri pengasuh Pesantren Progresif itu.

Jika Gus Muhdlor bersama H. Subandi terpilih mendapatkan amanat memimpin Sidoarjo, program ini akan menjadi prioritas. Banyak di masa pandemi Covid-19 ini, warung yang semula buka, sampai tutup, karena sepi pembeli.

“Mereka harus mendapatkan perhatian agar bisa untuk berjualan lagi untuk menunjang ekonomi keluarga,” punhkas alumnus Unair Surabaya itu. [isa/but]

 



Apa Reaksi Anda?

Komentar