Politik Pemerintahan

Gus Muhdlor-Subandi Siapkan 17 Program untuk Sidoarjo, Apa Saja?

Sidoarjo (beritajatim.com) – Pelaksanaan Pilkada Sidoarjo 2020 sudah memasuki masa kampanye, dari 26 September sampai dengan 5 Desember mendatang. Para kontestan pilkada berlomba-lomba untuk menawarkan program untuk masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh Paslon Nomor 2 Pilkada Sidoarjo 2020 dari PKB, H. Achmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) – H. Subandi. Setidaknya ada 17 Progam yang sudah disiapkan, diantaranya BPJS Kesehatan Gratis untuk seluruh warga Sidoarjo.

Melihat data BPJS Kesehatan Kabupaten Sidoarjo saat ini yang mendapat fasilitas PBI (Penerima Bantuan Iuran) APBD itu baru sekitar 102. 872. Dengan rincian 98 ribu dari Pemkab Sidoarjo, dan 17 ribu dari Provinsi Jatim.

Saat ini masih ada sekitar 300 ribuan masyarakat Kota Delta yang belum tercover, dari total jumlah penduduk Sidoarjo sebanyak 1.926.588. Dengan Program BPJS Kesehatan Gratis ini merupakan komitmen pasangan Sidoarjo MAS (Muhdlor Ali Subandi), untuk peningkatan Kesehatan bagi warga yang belum mendapatkan Jaminan Kesehatan (BPJS).

“Dari data tersebut kami akan lakukan verifikasi dan validasi data, agar benar-benar tepat sasaran. Kami juga menyiapkan dukungan sekitar 45 Puskesmas rujukan,” kata Muhdlor Ali saat Launching 17 Program di Pilkada Sidoarjo.

Alumnus FISIP Universitas Airlangga Surabaya itu menjelaskan di beberapa negara sudah mampu untuk melakukan ‘Healt Coverage’ atau mengcover secara utuh biaya kesehatan yang ada di masyarakat. Nah, program tersebut yang nantinya juga akan diterapkan di Kota Delta.

“Health Coverage inilah yang akan kita bawa ke Sidoarjo. Karena kalau dihitung-hitung anggaranya juga tidak terlalu besar, hanya sekitar Rp 170 Miliar. Sidoarjo sangat mampu, karena kapasitas fiskalnya Rp 2,5 triliun,” rincinya.

Selain itu, di masa pandemi, Gus Muhdlor juga akan fokus terhadap pemulihan ekonomi masyarakat dengan cara membuka 100 ribu lapangan pekerjaan baru. Dari data Badan Pusat Statistik 2019, angka pengangguram terbuka di Sidoarjo ada sekitar 106.000. Apalagi dalam situasi pandemi seperti ini, banyak karyawan yang dirumahkan.

“Yang dibutuhkan masyarakat sekarang itu memang banyak dari segi perekonomian, makanya kami juga membuat program modal usaha mikro perempuan sebesar Rp 5 sampai 50 juta,” jelasnya.

Sementara, H. Subandi, Calon Wakil Bupati Sidoarjo pendamping dari Gus Muhdlor menyampaikan sudah menyiapkan program bantuan operasional setia Rukun Tetangga (RT) Rp. 6 Juta setiap tahun sebagai biaya operasional.

Mantan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo itu menilai, RT merupakan ujung tombak dari pembangunan desa. “Bantuan operasional setiap RT ini sebagai upaya untuk meningkatka kualitas tatakelola, dan nantinya dapat membantu tugas dan tanggungjawab pemerintahan desa,” pungkasnya. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar