Politik Pemerintahan

Gus Muhdlor – Subandi Dipastikan Negatif Covid-19

Gus Muhdlor - Subandi

Sidoarjo (beritajatim.com) – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) dan Subandi dinyatakan negatif dari Covid-19 setelah menjalani uji usap (swab test) berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR).

Swab Test ini merupakan salah satu syarat kelengkapan pendaftaran calon di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sesuai dengan peraturan KPU Nomor 10/2020.

“Alhamdulillah kami telah mendapatkan hasil uji Swab Covid-19 Gus Muhdlor dan Pak Subandi dan hasilnya dinyatakan negatif. Hasil uji swab ini penting mengingat di masa Pandemi Covid-19 seperti ini, faktor kesehatan menjadi perhatian utama dalam menjalani aktivitas terutama dalam masa kampanye nantinya,” kata Dian Felani, anggota tim pemenangan Gus Muhdlor-Subandi, Selasa (8/9/2020).

Dian menambahkan, selama masa kampanye nanti pasangan yang diusung Partai kebangitan bangsa (PKB) ini juga akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada setiap kegiatan kampanye.

“Pada masa kampanye nanti tentunya Gus Muhdlor dan Pak Subandi akan bertemu banyak pihak, dari berbagi lapisan masyarakat. Namun kami dari tim pemenangan sudah menyiapkan langkah-langkah untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik namun tidak mengurangi esensi dari kampanye itu sendiri yakni mengenalkan program-program unggulan kami dalam membangun Sidarjo di masa depan,” terangnya.

Tim pemenangan, lanjut Dian, menyiapkan masker dan hand sanitizer di lokasi kampanye. Selain itu, suguhan konsumsi juga disiapkan yang memenuhi nilai gizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh warga.

Perbaikan layanan kesehatan merupakan salah satu program utama pasangan Gus Muhdlor-Subandi dalam membangun Sidoarjo ke depan.

Sebelumnya, Gus Muhdlor menjelaskan, pandemi Covid-19 menjadi momentum perbaikan layanan kesehatan yang lebih inklusif alias mudah diakses siapa pun, salah satunya melalui program homecare dimana nantinya tenaga kesehatan yang akan aktif datang melayani warga di rumah-rumah.

Selain dari sisi warga, peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan juga akan menjadi prioritas program pasangan ini. Disamping itu, peningkatan kualitas kesehatan bersumber daya masyarakat seperti posyandu dan polindes akan dimaksimalkan. [isa/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar