Politik Pemerintahan

Gus Muhdlor Siap Jadikan Sidoarjo Sebagai Kota Santri

Sidoarjo (beritajatim.com) – Sidoarjo sebagai Kota Santri akan makin kuat ketika yang menjabat Bupati Sidoarjo mendatang adalah santri. Satu-satunya representasi dari keterwakilan santri dalam Pilkada Sidoarjo 2020 adalah H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor).

Didikan langsung sang ayah, KH Agoes Ali Masyhuri, dapat menjadi bekal yang kuat. Gus Muhdlor, tumbuh dan tinggal di lingkungan pesantren hingga saat ini.

Bahkan, Gus Muhdlor kini menjabat sebagai Direktur Sekolah Progresif Bumi Shalawat di Desa Lebo Kecamatan Sidoarjo. Calon yang nomor urut 2 yang diusung PKB itu juga pernah nyantri di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Lirboyo, Kediri. Karakter santri pun sudah mendarah daging pada diri Gus Muhdlor.

Untuk itulah dia punya banyak gagasan untuk mengakomodasi kebutuhan santri yang sinergis dengan 17 program utama Paslon Sidoarjo MAS (Muhdlor Ali Subandi).

Mulai program pemberdayaan SDM santri, santri mandiri, insentif guru ngaji, dan banyak yang lainnya. Gus Muhdlor – H. Subandi pun siap menantang adu program. “Banyak kebijakan untuk menyejahtera- kan santri,” ungkap alumnus Fisip Unair Surabaya itu.

Pada momentum Hari Santri Nasional (HSN) kemarin, Gus Muhdlor mengingat- kembali agar umat Islam, ulama atau kiai, dan santri berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan.

Gus Muhdlor menilai masih banyak perjuangan yang harus dilakukan, bahkan ada yang lebih besar. Kalau dulu melawan penjajah, saat ini santri harus berani melawan kemiskinan, kebodohan dan ketidakadilan. “Oleh karena itu, santri jangan inferior. Santri mampu mengisi pos-pos penting. Seperti pos ekonomi, pendidikan, sosial dan politik. Santri harus hadir mewarnai untuk berjuang dan memperjuangkan apa yang menjadi cita-cita para kyai dan ulama,” pungkasnya. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar