Politik Pemerintahan

Gus Muhdlor Sampaikan Program Pembangunan Sidoarjo di PT Indomarco

Sidoarjo (beritajatim.com) – Calon Bupati Sidoarjo dari PKB, H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) memenuhi undangan perusahaan PT Indomarco Prismatama Gedangan, Senin (9/11/2020).

Di perusahaan yang beroperasi sebagai jaringan retail waralaba di Indonesia (Indomaret), Gus Muhdlor berkesempatan dialog dan menyampaikan visi misi dan programnya di depan para petinggi anak perusahaan Salim Group tersebut.

Branch Manager Indomaret wilayah Surabaya Priyanto mengatakan, pihaknya berterima kasih pada Gus Muhdlor yang sudah memaparkan visi misi dan programnya untuk membangun Sidoarjo ke depan.

“Tentunya dari vis misi dan program yang ada, akan menjadi penentuan untuk pilihan masyarakat Sidoarjo,” katanya.

Dia menyebutkan, Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari. Ada sebanyak 300 outlet di seluruh Sidoarjo. “Jumlah karyawannya sekitar 5000 orang, dan separuhnya adalah warga sidoarjo,” rincinya.

Sementara Gus Muhdlor menyampaikan, dari hasil dialog dan diskusi yang ada, pihak Indomaret ke depannya bersedia bahwa donasi uang kembalian yang selama ini terkumpul dan untuk kepentingan masyarakat, bisa salurkan melalui Baznas Kab. Sidoarjo.

Selama ini donasi sumbangan dari sisa kembalian, menyumbang tanpa berbelanja dan lainnya di Indomaret yang mencapai milyaran itu, diberikan ke lembaga berwenang yang berada di pusat.

“Lah nanti kalau saya diberi amanah bersama H. Subandi memimpin Sidoarjo, donasi bisa disalurkan melalui badan amil yang ada di Kabupaten Sidoarjo sendiri. Artinya donasi dari Sidoarjo, manfaat dan kepentingannya bisa untuk masyarakat Sidoarjo pula,” terang Gus Muhdlor.

Alumnus Unair Surabaya itu juga menjelaskan, dari diskusi yang ada, juga tercetus ada kesempatan bagi masyarakat Sidoarjo, hasil UMKM yang memenuhi syarat, bisa dipasarkan atau bisa menempati rak penjualan Indomaret.

Tentunya, hasil UMKM yang dimaksud adalah bisa dijamin nilai kualitas dan kuantitasnya. “Kualitas bagus, kuantitas barang juga tersedia di UMKM tersebut,” tandasnya.

Gus Muhdlor menjelaskan, banyak produk UMKM di Sidoarjo yang bisa atau siap bersaing dengan produk yang ada. Sebut saja seperti sandal sepatu hasil produk di Waru, Gedangan, Tanggulangin dan lainnya, banyak yang teruji kualitasnya.

“Banyak produk sejenis sandal dan sepatu karya pengrajin di Waru dan lainnya itu menggunakan bahan kulit, kualitas lem yang bagus dan lain sebagainya sehingga sandal dan sepatu kualitasnya bagus dan kuat,” papar pria yang berpasangan dengan Cawabup H. Subandi itu.

Ia juga menyebut, bumbu olahan hasil UMKM milik warga di Gedangan dan Tanggulangin serta lainnya, juga banyak di kenal di luar Sidoarjo. Itu menunjukkan bumbu olahan, sambel olahan warga Sidoarjo banyak diakui karena laku keras.

“Hanya saja pemasannya kadang masih kurang menyeluruh atau bisa menjamah ke bisnis waralaba seperti di Indomaret. Masih banyak sebetulnya hasil produk unggulan UMKM Sidoarjo,” sebutnya.

Selain langkah ke depan untuk pemberdayaan para pelaku usaha bisa bersaing dengan lainnya, Gus Muhdlor juga menyinggung dirinya banyak bertemu dengan para pengusaha yang ada di Sidoarjo, mulai dari kelas sedang maupun atas (pengusaha besar).

“Intinya mereka juga sanggup dan bersedia seperti CSR perusahaan nantinya diberikan atau dimanfaatkan untuk masyarakat maupun kepentingan Sidoarjo,” pungkas Direktur Pendidikan Pesantren Progresif Bumi Shalawat itu. [isa/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar