Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Gus Muhdlor Mutasi Sejumlah Pejabat di Pemkab Sidoarjo

Sidoarjo (beritajatim.com) – Mutasi dan promosi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai dilakukan Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor).

Sebanyak 51 pejabat struktur terdiri dari eselon 2,3 dan 4 dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa Kamis (21/10/2021) malam.

Kepada pejabat yang baru saja dilantik Bupati Gus Muhdlor mengintruksikan agar membuat kebijakan – kebijakan yang berbasis kepentingan masyarakat.

Kebijakan yang berorientasi pada kepentingan publik. Peningkatan pelayanan kepada masyarakat menjadi skala prioritas Bupati Gus Muhdlor.

“Kepada pejabat yang baru saja dilantik saya berpesan agar segera membuat kebijakan yang membumi yaitu kebijakan yang berangkat dari kepedulian terhadap masyarakat,” jelasnya.

Formasi birokrasi yang rancang Bupati Gus Muhdlor adalah birokrasi yang peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Konsep birokrasi yang dalam program kerjanya melibatkan aspirasi masyarakat.

“Birokrasi yang peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, melalui mekanisme jaring aspirasi masyarakat. Pembangunan yang melibatkan peran serta masyarakat serta memperhatikan potensi dan sumber daya yang ada dengan memberdayakan masyarakat,” terangnya.

Sedangkan pejabat yang menempati wilayah kecamatan oleh Gus Muhdlor diinstruksikan meningkatkan pelayanan publiknya. Pelayanan yang diharapkan masyarakat yaitu cepat, efektif dan ramah. Karena pelayanan publik di wilayah merupakan wajah dari pelayanan pemerintah daerah.

“Khusus kepada para pejabat yang dilantik di wilayah kecamatan Saya instruksikan untuk segera turut serta berperan aktif dalam satu meningkatkan mutu pelayanan, meningkatkan efektivitas pelayanan mengigat wilayah merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah daerah sehingga pelayanan publik di wilayah memberikan kepuasan kepada masyarakat,” tegas Gus Muhdlor

Rotasi atau mutasi pejabat menurut Gus Muhdlor merupakan bagian dari reformasi birokrasi agar roda birokrasi berjalan dengan baik.

“Perputaran dalam organisasi merupakan bagian dari reformasi birokrasi, perubahan secara menyeluruh agar birokrasi berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Pejabat yang ikut mutasi, Kepala Dinas yang dirotasi yakni, Ari Suryono sebelumnya menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjadi Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPBD). Tirto Adi bertukar tempat dengan Asrofi. Tirto menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sedangkan Asrofi menjadi Kepala Dinas Sosial.

Sigit Setyawan yang sebelumnya menjabat Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) kini telah menjadi kepala definitif. Sigit yang juga menjabat kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) digantikan M Bahrul Amig.

Posisi Amig sebagai Kepala Dinas Perhubungan digantikan oleh Benny Airlangga Yogaswara yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten II. Kemudian Ridho Prasetyo sebagai Kepala BKD menempati jabatan baru yakni sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip).

Kepala Disperpursip sebelumnya Medi Yulianto menjadi staf ahli. Sedangkan Mulyawan Kepala Bangkesbangpol menjadi Kepala Dinas Pemberadayaan Masyarakat Desa menggantikan Fredik Suharto. Fredik dipindah menjadi staf ahli. Posisi Kepala Bakesbangpol diisi oleh Mustain Baladan yang sebelumnya menjadi staf ahli.

Di lingkungan kecamatan, yakni Ali Sarbini dari Camat Taman menjadi Camat Sukodono. Bertukar posisi dengan Mukhammad Makhmud yang menjadi Camat Taman. (isa/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar