Politik Pemerintahan

Gus Muhdlor Lantik Tiga Direksi PDAM Delta Tirta Sidoarjo

Sidoarjo (beritajatim.com) – Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) melantik jajaran Direksi PDAM Delta Tirta Sidoarjo terpilih, yang sudah ditetapkan.

Dari empat Direksi PDAM Delta Tirta Sidoarjo terpilih hasil seleksi Tahun 2021 yang terpilih, hanya tiga yang dilantik dan seorang lainnya batal dilantik.

Ketiga jajaran Direksi PDAM Delta Tirta Sidoarjo Periode 2021 – 2026 yang dilantik di Pendopo Delta Wibawa Senin (14/6/2021) itu, yakni Dwi Hary Soeryadi sebagai Direktur Utama PDAM Delta Tirta, Fatihul Faizun sebagai Direktur Pelayanan dan Slamet Setiawan sebagai Direktur Operasional.

Sedangkan Direktur Administrasi dan Keuangan terpilih berdasarkan seleksi Pansel PDAM Delta Tirta Sidoarjo, Eka Shinta Octavia batal dilantik.

“Berdasarkan hasil penyaringan terakhir Kuasa Pemilik Modal (KPM) baik dari segi hukum, riwayat, kualitas dan track recordnya, hanya 3 direksi yang layak dilantik berdasarkan hasil seleksi Pansel tentang kompetensi maupun profesionalitasnya,” ujar Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali.

Karena yang dilantik dan secara definitif baru tiga jajaran direksi, maka untuk jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Delta Tirta bakal diisi Penjabat Sementara (Pjs). Apalagi, untuk masa kepemimpinan Pj Dirut Abdul Basit Lao dan kawan-kawan bakal berakhir tanggal 23 Juni 2021 mendatang.

“Para Pjs habis tanggal 23 besok. Makanya akan dilanjut dulu (jabatan Pjs) untuk Direktur Administrasi dan Keuangan yang ada sebelumnya, yakni Juriyah, sambil mencari orang yang tepat. Makanya akan dilihat dulu kompetensinya dan sikonnya terlebih dahulu untuk pengisian jabatan itu,” tukas Gus Muhdlor.

Ia menjelaskan, ada tugas berat jajaran direksi baru PDAM Delta Tirta Sidoarjo. Yakni menyerap jatah air SPAN sumber Umbulan dari Winongan, Pasuruan. Salah satunya program menambah Sambungan Rumah (SR) sebanyak- banyaknya agar penyerapan air sumber Umbulan bisa dimanfaatkan warga Sidoarjo secara maksimal.

“Direksi PDAM Delta Tirta Sidoarjo memiliki dua tugas utama. Yakni publik service (pelayanan publik) dan profit. Kami berharap jajaran direksi baru ini dapat memberi pelayanan yang baik bagi masyarakat Sidoarjo. Jajaran direksi baru harus bisa menjawab tugas langsung dari pemerintah pusat soal jatah air Umbulan sekitar 1.200 liter per detik. Jangan menyia-nyiakan proyek Umbulan. Karena kesempatan ini, tidak lain dan tidak bukan untuk kepentingan masyarakat Sidoarjo sendiri,” tegas alumnus Unair Surabaya itu. (isa/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar