Politik Pemerintahan

Gus Muhdlor Berterima Kasih ke MWC NU Kecamatan Waru

Sidoarjo (beritajatim.com) – Majlis Wakil Cabang NU Kecamatan Waru beserta banomnya, Muslimat NU dan DPAC PKB Kecamatan Waru bersatu siap memenangkan Paslon Nomor 2 H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) – H Subandi dalam Pilkada Sidoarjo 2020.

Satu tekad langkah itu menggema dalam acara silaturahmi dan konsolidasi di kediaman Rois Syuriah MWC NU KH Mushofa Kamal dengan Cabup Gus Muhdlor dan Cawabup H Subandi.

Hadir dalam konsolidasi itu, Sekretaris Tanfidziyah MWC NU H. Mas Husin, Sekretaris DPC PKB Kab. Sidoarjo H. Abdillah Nasih, Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman, Ketua DPAC H. Abdul Wahab, Jurkam Pemenangan Gus Muhdlor – H. Subandi H. Zainal Abidin, dan relawan Gus Muhdlor- H. Subandi Waru serta tamu undangan lainnya.

H. Zainal Abidin mengapresiasi solidnya NU beserta banom dan DPAC PKB Waru serta relawan Gus Muhdlor – H. Subandi untuk semangatnya dalam memenangkan Paslon Nomor 2 Gus Muhdlor – H. Subandi di Kecamatan Waru.

“Semoga di Kecamatan Waru, kemenangan telak bisa diraih oleh Gus Muhdlor – H. Subandi,” katanya, Rabu (21/10/2020)

Zainal meyakini kesolidan yang ada di Waru antara NU dan Banomnya serta PKB tetap terjaga sampai pada saat pencoblosan dan seterusnya. “Ini pertanda Waru tetap berkeinginan sama dengan warga kecamatan-kecamatan lainnya, yakni bahwa Pendopo Kabupaten Sidoarjo harus tetap hijau dan berideologi ahlussunnah wal jamaah,” terangnya.

Gus Muhdlor menyampaikan terima kasih atas kesolidan antara NU, Banom-banom NU dan PKB bersatu untuk bisa memenangkan Sidoarjo MAS (Muhdlor Ali Subandi) dalam Pilkada Sidoarjo 9 Desember mendatang.

“Pendopo harus bertahan atau tetap berwarna hijau yang berideologi ahlussunnah waljamaah,” tegas putra KH Agoes Ali Masyhuri itu.

Sementara itu, H. Subandi dalam konsolidasi itu menjelaskan soal diantara 17 Program Unggulan Paslon Gus Muhdlor – H. Subandi. Diantaranya, Program BPJS gratis bagi yang ber-KTP Sidoarjo akan digelontor kalau dipercaya memimpin Sidoarjo.

“Kami juga memiliki program Universal Health Coverage (UHC) bagi masyarakat yang ber- KTP Sidoarjo, terutama bagi yang belum tercover program pemerintah pusat akan mendapat BPJS gratis,” tandasnya.

Selain itu, juga ada program 10.000 bea siswa kuliah, kenaikan insentif guru ngaji dan guru agama. Program peningkatan insentif lebih untuk guru ngaji, meliputi guru TPQ, guru madrasah diniyah (madin) dan guru agama. Bahkan, guru agama tersebut tidak hanya untuk Islam.

“Karena di Sidoarjo juga ada lima agama, jadi semuanya dicakup. Selain itu juga ada peningkatan kesejahteraan Guru Tidak Tetap (GTT), guru swasta dan tenaga honorer,” paparnya.

Ia juga menyinggung juga ada program peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan dan kader posyandu. “Kami juga menyiapkan program Kartu Usaha Perempuan Mandiri (Kurma) dengan nilai bantuan Rp 5 juta sampai Rp 50 juta per kelompok. Itu bisa menjadi stimulus modal usaha mikro ibu-ibu rumah tangga (perempuan) agar tidak bergantung pada suaminya saja,” urainya.

Masih kata Subandi program Dana Operasional RT Rp 6 juta per tahun juga akan digelontorkan jika Paslon Nomor 2 diamanahi memimpin Sidoarjo. Hal ini, lantaran selama ini dana operasional RT di Sidoarjo sangat minim yakni Rp 100.000 per bulan. “Tugas RT tergolong berat karena bersinggungan langsung dengan masyarakat,” pungkas mantan Ketua Komisi A DPRD Kab. Sidoarjo itu.(isa/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar