Politik Pemerintahan

Gus Firjaun: Kami akan Tegakkan Keadilan di Pesisir Selatan Jember

Wabup Muhammad Balya Firjaun Barlaman

Jember (beritajatim.com) – Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman merasakan apa yang dirasakan warga dan nelayan Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur yang gelisah dengan menjamurnya tambak di pesisir selatan.

Warga mempersoalkan izin usaha tambak dan menilai tambak yang berada di sempadan pantai tersebut melanggar undang-undang. Selain itu pengusaha tambak dianggap membuang limbah sembarangan, sehingga mencemari laut dan merugikan nelayan.

“Intinya ini adalah ketidakadilan. Adanya ketidakadilan, ketimpangan, dan sebagainya. Dan tugas dari pemerintah, kami tegaskan di sini, kami akan menegakkan keadilan,” kata Gus Firjaun, sapaan akrab wabup, yang mendapat aplaus dari perwakilan warga Desa Kepanjen, yang diundang ke Pendapa Wahyawibawagraha, Sabtu (11/9/2021).

“Keadilan itu bukan berarti kemudian menghilangkan hak yang lain dan memunculkan hak yang lain. Tapi bagaimana keadilan ini betul-betul dirasakan. Kalau andaikata keadaan di Kepanjen dirasakan keadilannya, saya yakin tidak akan ada protes. Kami akan mengembalikan hak rakyat. Semua punya hak. Mungkin ini terlalu besar hak yang didapatkan sebagian kelompok, tapi mengabaikan hak yang lain,” kata Firjaun.

Menurut Firjaun, warga juga punya hak mengelola tanah dengan baik dan mencari ikan. “Kami akan lakukan pendalaman, tentang bagaimana solusi terbaik. Salah satu bentuk keadilan itu, aturan harus ditegakkan. Kami ingin menelusuri kembali soal HGU (Hak Guna Usaha), hak milik, izin, dan sebagainya, karena kami baru (menjabat). Makanya kita harus telusuri betul. Kalau ada pelanggaran tentu harus ditertibkan,” katanya.

Firjaun berjanji pemerintah hadir untuk memberlakukan keadilan seadil-adilnya. “Karena memang prinsip dalam agama, seluruh kebijakan pemerintah harus membawa kemaslahatan bagi rakyat. Dan tugas utama pemerintah cuma satu: adil. Ketika adil, pasti akan selesai persoalan,” katanya.

“Saya dan Haji Hendy (Bupati Hendy Siswanto) berusaha menyejahterakan rakyat dengan cara yang adil. Walaupun kita harus berhadapan dengan tembok beton, kami akan berupaya untuk merobohkan beton itu kalau di situ ada letak keadilan,” kata Firjaun.

Selama ini pemanfaatan sepanjang pantai selatan tak tersentuh pemerintah. “Kali ini kami akan lakukan penertiban dan pengelolaan yang seadil-adilnya untuk kemakmuran masyarakat di sana, karena 30 persen kemiskinan di sana,” kata Gus Firjaun.

Gus Firjaun meminta Dinas Perikanan Jember untuk melatih para nelayan agar ada pertambahan nilai. “Dulu zamannya Pak Djalal (Bupati MZA Djalal) atau Pak Samsul (Bupati Samsul Hadi Siswoyo) ada pelatihan seperti itu, dan disambut gembira para nelayan. Hal-hal seperti itu, yang baik kita lanjutkan. Yang jelek ya kita amputasi,” katanya. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar