Politik Pemerintahan

Gus Firjaun: Jember Butuh Penanganan Extra Ordinary

Muhammad Balya Firjaun Barlaman

Jember (beritajatim.com) – Kabupaten Jember, Jawa Timur, saat ini tengah dalam situasi luar biasa. Sejumlah persoalan muncul, karena anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) belum ada, antara lain belum digajinya aparatur sipil negara dan honorer.

“Jember butuh penanganan extra ordinary. Oleh karena itu, kami sangat berharap setelah dilantik akan melakukan percepatan-percepatan, termasuk menyediakan payung hukum untuk APBD 2021,” kata calon wakil bupati terpilih Muhammad Balya Firjaun Barlaman, setelah ditetapkan menjadi pemenang pemilihan kepala daerah bersama calon bupati Hendy Siswanto, di Hotel Aston, Kabupaten Jember, Jumat (22/1/2021).

Gus Firjaun, sapaan akrabnya, berharap bisa bekerjasama dengan semua pihak, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Mudah-mudahan keadaan di Jember bisa ditangani secepatnya dan ada payung hukum untuk melakukan pelayanan, karena ASN ini tidak gajian,” katanya.

“Kami sudah melakukan koordinasi-koordinasi. Ibarat orang mau buka warung, kita mempersiapkan sebelum saatnya buka. Harapan kami setelah pelantikan, bisa langsung running, karena kondisi di Jember membutuhkan penanganan cepat dan segera” kata Firjaun.

Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman diusung koalisi Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan.

Mereka memperoleh dukungan 489.794 suara (46,60 persen). Mereka mengalahkan pasangan Faida dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto yang memperoleh 328.729 suara (31,27 persen) dan pasangan Abdussalam-Ifan Ariadna yang mendapatkan 232.648 suara (22,13 persen). [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar