Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Gus Fawait Gerindra Apresiasi Kinerja Menteri Agama Terkait Haji

Surabaya (beritajatim.com) – Tahun ini, sumbangan Pemerintah Indonesia untuk jemaah haji mencapai Rp 1,5 triliun. Hal tersebut dipergunakan untuk menambah sederet fasilitas bagi jemaah haji asal Indonesia.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Muhammad Fawait (Gus Fawait) dari Makkah mengungkapkan, fasilitas ibadah haji tahun ini ia rasakan nampak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ia mengaku kagum atas capaian Pemerintah Indonesia yang memberikan tambahan fasilitas hingga subsidi bagi jemaah haji.

“Karena dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya, fasilitas yang diperoleh oleh jemaah haji itu sudah sangat bagus. Kita tahu bahwa biaya haji itu kan di kisaran Rp 35-39 juta sudah yang termurah. Karena orang Arab Saudi saja kalau mau berhaji dengan aturan baru sekarang harus keluar biaya Rp 40 juta,” katanya, Minggu (10/7/2022).

“Harusnya biaya haji reguler yang dikeluarkan itu antara Rp 80 sampai 86 juta, tapi hari ini jemaah kita hanya membayar Rp 35 sampai 39 juta,” sambungnya.

Gus Fawait mengungkapkan, haji tahun ini, Pemerintah Indonesia melakukan perbaikan fasilitas yang signifikan. Seperti tambahan kasur, selimut, makanan hingga fasilitas kesehatan di setiap tempat mukim mulai dari Mina, Arofah hingga di Muzdalifah.

“Alhamdulillah hari ini kita ada di Mina melanjutkan rangkaian haji, kemarin kita wukuf di Arofah, kemudian kita bermalam di Muzdalifah. Alhamdulilah, pelaksanaan haji tahun ini 2022 berjalan dengan baik dan lancar, saya pikir tahun ini adalah haji yang terbaik ya,” katanya.

Di sana, Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) ini juga menyempatkan bertemu warga Jatim yang melakukan kegiatan perekonomian dengan berdagang makanan-makanan khas Indonesia seperti bakso, mie ayam dan lain sebagainya.

“Banyak sekali warga Indonesia yang mukim-mukim di kantor TKI melakukan kegiatan ekonomi seperti jualan-jualan makanan Indonesia seperti bakso dan mie ayam. Saya pun sempat ngobrol dengan mereka dan hasilnya lumayan, karena mereka jualan di musim haji saja di sana, ya 1-2 bulan saja,” imbuh Bendahara DPD Gerindra Jatim ini.

Ia juga mengaresiasi atas capaian Kementerian Agama RI yang memberikan terobosan melakukan subsidi biaya haji bagi warga Indonesia.

“Pelaksanaan haji tahun ini juga terbilang sangat murah, karena tambahan biaya haji itu semua ditanggung sama pemerintah sebesar Rp 1,5 triliun. Maka saya pikir atas nama DPRD Jatim, fraksi Gerindra mengapresiasi Menteri Agama, mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas terlaksananya ibadah haji dengan baik dengan lancar, dan dengan fasilitas yang terbaik jika dibanding dengan tahun yang kemarin. Dan, masyarakat tidak perlu menambah biaya haji dari ketentuan di awal,” tandasnya.

Tahun ini, Pemerintah Arab Saudi kembali membuka akses ibadah haji bagi calon jemaah haji dari mancanegara, termasuk Indonesia. Kebijakan itu diberikan setelah dua tahun Arab Saudi melarang jemaah dari negara lain melaksanakan haji.

Meski pun ini pertama pascapandemi, Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Agama memberangkatkan calon jemaah haji. Namun, tidak menurunkan kualitas pelayanan haji. Bahkan, dia menilai pelayanan haji tahun ini justru meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kualitas pelayanan haji tahun ini sangat baik, lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Ini tentu patut kita apresiasi,” tuturnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Chotib Al Qodiri IV Jember ini mengungkapkan secara keseluruhan penyelenggaran haji sudah sangat baik. Hal itu bisa dilihat dari fasilitas yang didapat oleh jemaah haji Indonesia.

Gus Fawait mencontohkan, di Arofah jemaah haji Indonesia mendapat fasilitas kasur dan selimut di dalam tenda. “Fasilitas tersebut tentunya meningkatkan kualitas istirahat jemaah sebelum melaksanakan wukuf yang membutuhkan stamina yang prima,” pungkas Bendahara GP Ansor Jatim ini. (tok/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev