Politik Pemerintahan

Guruh Soekarno Disambut Isak Tangis Petani Lereng Kelud Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Kehadiran putra Presiden RI pertama Soekarno, Guruh Soekarno Putra di Lereng Gunung Kelud, Kabupaten Kediri, Jawa Timur disambut isak tangis warga. Masyarakat yang mayoritas petani tersebut terharu karena Guruh dianggap telah berjasa dengan memperjuangkan nasib mereka.

Adik Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri tersebut datang ke di Desa Asmorobangun, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Sabtu (6/4/2019) sore. Kedatangan Guruh dalam rangka kampanye baginya yang maju kembali dalam Pileg 2019 sekaligus kampanye untuk pasangan capres nomor urut 01 Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin.

Dalam sambutannya, Guruh Soekarno Putra banyak menitipkan pesan kepada masyarakat di Lereng Kelud. Caleg DPR RI Dapil Jatim VI (kota dan kabupaten Kediri, kota dan Kabupaten Blitar dan Tulungagung) dari PDI Perjuangan ini minta warga selalu mewaspadai berita-berita bohong yang muncul di berbagai media sosial.

Anggota Komisi X DPR RI bidang pendidikan dan pariwisata ini mengajak semua elemen masyarakat memenangkan pasangan Jokowi-Amin.

Terpisah, Ketua Perkumpulan Kelompok Tani Hutan (PKTH) Danar Kelud, Budiono mengatakan, Guruh Soekarno Putra merupakan salah satu tokoh yang selama ini membantu para petani hutan, terutama dalam mengurus IPHPS (Izin Pengelolaan Hutan Perhutanan Sosial).

“Mas Guruh telah memberikan jasa yang luar biasa kepada kami terkait pengajuan IPHPS, hingga pada tanggal 26 Maret kemarin sudah sampai pada tahap verifikasi objek,” kata Budiono.

Masih kata Budiono, jasa serta bantuan yang telah diberikan oleh Guruh Soekarno Putra merupakan sesuatu yang tak terhingga nilainya. Caleg DPR RI nomor urut 2 inipun berharap agar pada kontestasi Pemilu 17 April mendatang. “Tidak bisa dibayangkan, jasa-jasa yang luar biasa dari Mas Guruh untuk kami,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Edy Santoso, salah satu pendamping sekaligus penggerak aspirasi warga di Kecamatan Kepung, Puncu dan Kandangan mengatakan, memperjuangkan IPHPS para petani hutan merupakan langkah penting. Sebab, kehidupan serta kesejahteraan mereka selama ini bergantung pada hutan.

“Kita semua tahu bahwa para petani hutan, khususnya di wilayah lereng Gunung Kelud ini menggantungkan hidupnya pada hutan. Dengan adanya peraturan yang dibuat oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait IPHS, maka sudah tugas kami untuk membantu mereka. Tujuannya, adalah demi kedaulatan pangan,” kata Edy Santoso yang tahun ini juga maju sebagai Caleg DPRD Kabupaten Kediri dari PDIP untuk dapil 3 (Kepung, Puncu, Kandangan) dengan nomor urut 3 ini. [nng].

Apa Reaksi Anda?

Komentar