Politik Pemerintahan

Guru ASN Belum Gajian, PGRI Jember Surati Gubenur Jatim

Jember (beritajatim.com) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mempertanyakan kepada Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, soal kepastian cairnya gaji aparatur sipil negara di lingkungan pendidikan.

“Praktis dengan tidak adanya APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) kami tidak dapat (gaji),” kata Ketua PGRI Jember Supriyono, Kamis (14/1/2020). Ia memperkirakan ada 6.500 guru dari tingkatan pendidikan usia dini, taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama yang belum menerima gaji.

Supriyono mengatakan, banyak ASN guru menghubunginya dan bertanya. “Organisasi sudah menyampaikan pernyataan kecewa terhadap bupati dan kami sudah menyurati gubernur bahwa ASN guru belum gajian. Kami minta solusi dari gubernur,” katanya.

PGRI Jember kecewa terhadap kebijakan Bupati Faida yang membuat ASN tidak menerima gaji. “Urusan perut ini urusan banyak hal. Kebutuhan mereka untuk membiayai operasional rumah tangga. Kalau terus-terusan seperti ini, saya yakin, guru-guru akan habis kesabarannya,” kata Supriyono.

Supriyono kecewa karena tidak ada penjelasan apapun dari Bupati Faida terkait masalah ini. “Wah kok tidak merespons apapun, tidak ada janji apapun. Kami tidak bayaran kok tidak ada penjelasan karena apa. Kami hanya mendapat informasi di media sosial. Kalau kondisinya tidak berubah, bisa-bisa baru ganti bupati baru gajian,” katanya.

Supriyono mengatakan, tanpa ada peraturan daerah atau peraturan kepala daerah yang disahkan gubernur, tidak ada kemungkinan bagi para guru ASN menerima gaji. Ia meminta agar ada solusi untuk mengatasi masalah ini. “Tidak tahu caranya seperti apa. Ini urusan makan,” katanya.

Namun, menurut Supriyono, kendati belum menerima gaji, para ASN guru ini tetap bertugas. Mereka tetap masuk sekolah dan melaksanakan kegiatan belajar via daring maupun luring. “Ini berarti luar biasa, meski sering mengeluh, tapi kegiatan belum terpengaruh. Tapi kalau ini terjadi berbulan-bulan otomatis akan ada dampak bagi mereka,” katanya. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar