Politik Pemerintahan

Gubernur Khofifah Sambangi Pengungsi Banjir di Gresik

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambangi pengungsi banjir di Desa Guranganyar, Kecamatan Cerme, Gresik, Rabu (8/01/2020).

Gresik (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambangi pengungsi banjir di Desa Guranganyar, Kecamatan Cerme, Gresik, Rabu (8/01/2020).

Didampingi Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, Dandim 0817 Letkol Inf Budi Handoko, dan Kapolres AKBP Kusworo Wibowo. Kedatangan Gubernur Khofifah langsung disambut puluhan pengungsi banjir yang menunggu di Jalan Raya Cerme, Gresik.

Sebelum meninjau ke lokasi banjir akibat meluapnya Kali Lamong. Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu, terlebih memberikan bantuan paket sembako bagi warga yang terdampak banjir.

“Mengenai penanganan banjir yang melanda Gresik. Kami sudah rapat beberapa kali termasuk dengan BPWS. Hal itu sudah dibahas di Perpres nomor 80 tahun 2019. Dimana, dalam pembahasan itu satu dari 218 proyek strategis nasional. Salah satunya adalah pembuatan tanggul Kali Lamong,” ujarnya.

Khofifah menambahkan, dalam proyek strategis itu dianggarkan Rp 1,1 triliun yang diambil APBN. Karena itu, pertemuan kepala daerah yang dialiri Kali Lamong. Baik itu dari Mojokerto, Lamongan, Gresik, dan Surabaya menjadi penting. Titik mana saja tanggul yang dibuat serta berapa apresial-nya. Semua itu, ada dalam lampiran Perpres nomor 80 tahun 2019.

“Dari total anggaran sebesar Rp 1,1 triliun itu nantinya akan dibuat untuk membangun tanggul, pintu air aliran sungai dan lain-lain,” imbuhnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto menyatakan terkait banjir yang melanda Gresik akhir-akhir ini semestinya tidak saling menyalahkan satu dengan yang lainnya.

“Penanganan Kali Lamong harus dilakukan duduk bersama. Sebab, ini persoalan teknis,” paparnya.

Masih menurut Sambarj, soal penanganan bencana banjir. Pemda Gresik sudah melakukan perintah sesuai dari arahan Kementrian Dalam Negerj. Bahkan, sebelum surat edaran dari kementrian itu turun pihaknya sudah melakukan berbagai antisipasi.

“Kami sudah melakukan berbagai antisipasi mulai dari kesiapsiagaan personil dengan menggandeng TNI-Polri serta mendirikan posko bencana di sejumlah titik yang terdampak,” tandasnya. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar