Politik Pemerintahan

Gubernur Jatim: Operasi Yustisi Efektif Turunkan Angka Positif Covid-19

Sumenep (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menilai bahwa operasi yustisi penegak disiplin protokol kesehatan, sangat efektif menurunkan angka positif Covid-19.

“Dalam 14 hari terakhir sejak Operasi Yustisi, ada penurunan signifikan kasus aktif positif Covid-19,” katanya.

Khofifah berada di Sumenep pada Selasa (29/09/2020) untuk menyerahkan berbagai bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bantuan yang diserahkan di Pendopo Agung Sumenep tersebut diantaranya BLT dana desa, bantuan program Jatim puspa, bantuan permodalan BUMDESA, serta beberapa bantuan lain.

“Dari data yang ada, jumlah kasus aktif positif Covid-19 di Jawa Timur paling rendah dibanding Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Khofifah, untuk rate of transmission atau rata-rata menularkan di Jawa Timur terendah se- Indonesia. Sedangkan untuk positive rate juga di bawah rata-rata nasional.

“Penurunan itu karena gencarnya Operasi Yustisi. Kenapa Operasi Yustisi itu efektif? Karena operasi itu memang dilakukan supaya masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker dengan benar. Masker ini efektid memutus rantai penyebaran Covid-19,” paparnya.

Ia juga berterimakasih kepada pihak-pihak terkait yang mendukung pelaksanaan Operasi Yustisi seperti aparat kepolisian, kejaksaan, pengadilan, serta pihak-pihak lain.

“Kolaborasi seperti ini memang diperlukan. Kita semua harus bahu membahu untuk bertahan menghadapi pandemi Covid-19,” ucapnya. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar