Politik Pemerintahan

Gubernur Jatim Jenguk 40 Warga Pulang dari Wamena

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menjenguk 40 warga Jatim yang pulang dari Wamena, Papua di Asrama Transito milik Disnakertrans Provinsi Jatim, Jalan Margorejo Surabaya, Minggu (29/9/2019).

Mereka sebelum dipulangkan ke daerah kampung halaman masing-masing, ditampung sementara di Asrama Transito.

Staf Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jatim, Novi Widiani kepada wartawan mengatakan, ada 40 warga asal Jatim yang dipulangkan dari Wamena. Untuk sementara mereka ditampung di Asrama Transito Disnakertrans Jatim.

“Dari 40 orang pengungsi itu, 32 orang di antaranya berasal dari Sampang. Sedangkan, sisanya berasal dari Mojokerto dan Lumajang. Kami akan antar pulang ke keluarganya. Tapi untuk sementara kami persilakan mereka istirahat dulu,” jelasnya.

Khofifah mengatakan, mereka pengungsi yang berada sementara di Asrama Transito ini adalah yang kebetulan mereka bekerja di Wamena.

“Ketika ada kerusuhan kemarin, ada konflik sosial, akhirnya mereka ingin kembali dulu di sini (Jatim). Nanti setelah mereka kembali di sini, kita akan komunikasikan baiknya mereka melakukan dagang atau kerja di sini atau bagaimana memutuskan selanjutnya,” kata Khofifah.

Gubernur juga menjelaskan, pada Minggu pagi tadi juga ada dua Pesawat Hercules yang dikirim dari Bandara Abdurrahman Saleh Malang.

“Kami berharap bahwa itu proritas untuk bisa mengajak warga Jawa Timur, bisa segera mengkoordinasikan karena mereka ada di pengungsian sekitar Airport,” jelasnya.

Berapa total warga Jatim yang masih ada di Wamena? “Belum bisa terkonfirmasi berapa detailnya. Tetapi besarannya kami dapat informasi sebaiknya setelah semua terdata,” imbuhnya.

Terkait komunikasi yang dilakukan dengan Pemprov Papua, lanjut dia, pada Senin (30/9/2019) besok Bupati Mimika akan datang ke Jatim dan sudah dalam konfirmasi.

“Ini karena juga sebagian dari saudara kita di Wamena, mereka ada Mimika. Kita juga koordinasi dengan TNI AL bersama RS Suharso yang ada di Papua. Kita sama-sama harus menjaga suasana tetap kondusif, kita harus menjaga ini adalah bagian dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara,” tuturnya.

Sekitar 30 menit menemui 40 warga pengungsi dari Wamena, Khofifah akhirnya melepas kepergian mereka menuju daerah asal masing-masing. Ada satu bus dengan tujuan Sampang, kemudian ada dua mobil dengan tujuan masing-masing Lumajang dan Mojokerto. Gubernur juga memberikan santunan kepada 40 warga Jatim itu. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar