Politik Pemerintahan

Gubernur Jatim: Alhamdulillah, Yang Sembuh Bertambah Jadi 30 Orang

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan pernyataan pers untuk update data kasus Covid-19 di Jatim. Hingga 4 April 2020 pukul 18.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 10116 orang, 780 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan 152 positif Covid-19 (coronavirus)

“Jadi, tetap 152 orang yang positif Covid-19 di Jatim, Alhamdulillah tidak ada tambahan. Yang sembuh bertambah dua menjadi 30 orang dan meninggal bertambah 3 jadi 14 orang,” katanya kepada wartawan usai Konferensi Pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (4/4/2020) malam.

Gubernur merinci yang positif 152 orang di Jatim itu terdiri dari 77 dari Surabaya, 10 dari Malang Raya, 1 Kota Batu, 9 dari Magetan, 14 dari Sidoarjo, 4 Kabupaten Kediri, 1 Kota Kediri, 4 Gresik, 1 Kabupaten Blitar, 1 Kota Blitar, 3 Lumajang, 2 Jember, 6 Situbondo, 1 Banyuwangi, 1 Pamekasan, 1 Tulungagung, 1 Jombang, 4 Nganjuk, 1 Kabupaten Madiun dan 10 Lamongan.

Dari data tersebut, ada 14 pasien yang meninggal, yakni 1 di Malang, 6 di Surabaya, 2 di Sidoarjo, 1 di Gresik, 2 di Kediri, 1 di Magetan dan 1 Pamekasan.

Ada 30 yang sudah terkonfirmasi negatif. Artinya, mereka sudah sembuh. Yakni, 3 dari RSU Saiful Anwar Malang, 17 dari Surabaya (RSUD dr Soetomo Surabaya dan RSUA Surabaya), 2 dari Kabupaten Blitar dan 8 dari Magetan.

Untuk itu, Gubernur Khofifah menegaskan, agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan memaksimalkan langkah pencegahan Covid-19.

“Tetap menjaga jarak sosial, melakukan olah raga, tinggal di rumah dan keluar hanya urgent, pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan yang baik atau jangan mengundang atau datang ke keramaian dulu. Jangan melakukan suasana yang menjadikan panik. Penyebaran Covid-19 ini jangan pernah dianggap sepele. Kewaspadaan harus berlapis,” pungkasnya. (tok/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar