Politik Pemerintahan

Gubernur Jatim: 103 Positif, Alhamdulillah 22 Sembuh dari Corona

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan pernyataan pers untuk update data kasus Covid-19 di Jatim. Hingga 1 April 2020 pukul 18.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 7328 orang, 536 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan 103 positif Covid-19 (coronavirus)

“Jadi, total 103 orang yang positif Covid-19 di Jatim. Ada tambahan 10 orang yang positif di Jatim hari ini dari Situbondo 1, Nganjuk 4, Surabaya 3, Sidoarjo 1 dan Kota Malang 1. Yang sembuh bertambah lima menjadi 22 orang dan meninggal bertambah satu menjadi 9 orang. Ini perlu disampaikan bahwa tenaga medik dan paramedik kita mampu melayani dengan baik,” katanya kepada wartawan usai Konferensi Pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (1/4/2020) malam.

Gubernur merinci yang positif 103 orang di Jatim itu terdiri dari 44 dari Surabaya, 10 dari Malang Raya, 1 Kota Batu, 9 dari Magetan, 11 dari Sidoarjo, 2 Kabupaten Kediri, 1 Kota Kediri, 3 Gresik, 1 Kabupaten Blitar, 1 Kota Blitar, 3 Lumajang, 2 Jember, 6 Situbondo, 1 Banyuwangi, 1 Pamekasan, 1 Tulungagung, 1 Jombang, 4 Nganjuk dan 1 Kabupaten Madiun.

Dari data tersebut, ada sembilan pasien yang meninggal, yakni 1 di Malang, 3 di Surabaya, 1 di Sidoarjo, 1 di Gresik, 1 di Kediri, 1 di Magetan dan 1 Pamekasan.

Ada 22 yang sudah terkonfirmasi negatif. Artinya, mereka sudah sembuh. Yakni, 3 dari RSU Saiful Anwar Malang, 13 dari Surabaya (RSUD dr Soetomo Surabaya dan RSUA Surabaya), 1 dari Kabupaten Blitar dan 5 dari Magetan.

Untuk itu, Gubernur Khofifah menegaskan, agar meningkatkan kewaspadaan dan memaksimalkan langkah pencegahan Covid-19.

“Tetap menjaga jarak sosial, melakukan olah raga, tinggal di rumah dan keluar hanya urgent, pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan yang baik atau jangan mengundang atau datang ke keramaian dulu. Jangan melakukan suasana yang menjadikan panik. Penyebaran Covid-19 ini jangan pernah dianggap sepele. Kewaspadaan harus berlapis,” pungkasnya. [tok/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar