Politik Pemerintahan

Gubenur Jatim Hadiri Istighotsah dan Doa Bersama untuk Bangsa di Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri Istighotsah dan Do’a Bersama untuk Bangsa yang diselenggarakan oleh PCNU Kabupaten Mojokerto di Terminal Baru Mojosari, Desa Bedagas, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Rabu (3/4/2019).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkap syukur dengan kegiatan tersebut. “Alhamdulillah doa bersama ini yang diselenggarakan PCNU sangat ramai dan banyak yang hadir. Warga NU siap menjadi garda terdepan untuk menjaga keutuhan kedaulatan Negara,” ungkapnya.

Menurutnya, para kyai yang hadir di acara tersebut mengajak semua yang hadir menjadi orang yang baik dan bermartabat serta melaksanakan Ahlisunnawaljama’ah.

“Seluruh dunia saat ini di era postrut atau kebenaran. Setelah era kebohongan, saat ini banyak berita-berita semburan kebohongan atau hoax, semoga bangsa Indonesia diselamatkan oleh Allah SWT,” harapnya.

Rois PCNU Kabupaten Mojokerto, KH Mashul Ismail berharap pada tanggal 17 April 2019 nanti mendapat pemimpin yang baik bagi bangsa Indonesia. “NU cabang Mojokerto menitik beratkan pada perekonomian biar tidak bergantung kepada daerah lain,” ujarnya.

Dalam waktu dekat masyarakat Mojokerto juga akan melaksanakan pemilihan Bupati Mojokerto. Pihaknya berharap wilayah Mojokerto aman dari wilayah-wilayah lain yang ada di Jawa Timur, sehingga terciptanya situasi aman dan kindusip dalam pelaksanaan Pilpres dan Caleg.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto, KH Abdul Adim Al Awi berharap hal yang sama. “Semoga pada tanggal 17 April, kita nanti mendapatkan pemimpin dari kaum kita sendiri, kami disini tidak saling kenal, namun kita dalam wadah NU,” tuturnya.

Menurutnya, NU siap untuk satu suara dan harus kompak. Ketua PCNU menegaskan, jangankan menjadikan presiden, kedepan presiden Indonesia dari warga NU dan berharap agar NU Mojokerto lebih bermartabat dan semua pejabat di Mojokerto adalah warga NU.

Dalam Istighotsah dan Do’a bersama untuk Bangsa tersebut dihadiri Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi,┬áMustasyar NU Jatim, KH Chusain Ilyas, Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno, kyai kampung dan kyai se-Kabupaten Mojokerto, Fathayat dan Muslimat NU serta Ikatan Pelajar Nadlotul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri (IPP NU). [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar