Politik Pemerintahan

GTT dan PTT Wadul Nasib di Dewan yang Reses

Sidoarjo (beritajatim.com) – Sejumlah guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) mengadu atas nasibnya yang sampai kini belum jelas. Keluhan itu disampaikan beberapa perwakilan GTT dan PTT asal Kecamatan Candi saat menghadiri acara Penyerapan Aspirasi Masyarakat – Reses l Tahun 2019 anggota DPRD Jatim H. Moh Zainul Lutfi dari FPAN.

“Kita selama ini sudah melakukan tugas yang sama sesuai ketentuan yang ada, namun kesejahteraan berbeda,” kata Ketua Forum GTT Rian Hidayat Saputra dalam menyampaikan aspirasi Minggu (3/3/2019).

Dia menambahkan, soal keluhan, hampir semuanya mengeluh terutama tentang kesejahteraan. Soal status juga demikian. Yang mana para guru GTT minta SK surat penugasan yang direkom oleh bupati atau kepala dinas dan sampai rekom kementerian. “SK yang diminta itu nantinya bisa digunakan untuk kesejahteraan profesi dari fungsional, dapat gaji ke 13 dan lain sebagainya,” harapnya.

Rian meminta kepada para wakil rakyat untuk memperjuangkan nasibnya. Karena jumlah GTT yang ada di Kecamatan Candi saja mencapai sekitar 200 orang, belum keseluruhan se-Sidoarjo. “Banyak GTT dan PTT di Sidoarjo ini nasibnya belum jelas,” sebut guru SDN Kludan Kec. Tanggulangin itu.

Disinggung soal honor guru yang diterima setiap sebulan? Dia menjelaskan, berbeda-beda tergantung sekolahnya. Dilihat dari jumlah rombongan belajar atau jumlah siswa. “Maksimal honor sebesar Rp 500 ribu dan ada yang hanya mendapatkan honor senilai Rp 150 ribu/bulan,” rincinya.

Masih kata Rian, selama ini GTT juga mendapatkan insentif dari Pemkab Sidoarjo senilai Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta. “Tapi paling kami harapkan adalah SK pengangkatan,” terang dia.

Sementara itu anggota DPRD H. Moh Zainul Lutfi mengemukakan, akan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan oleh peserta reses. Memang nasib GTT dan PTT selama ini belum jelas. Mereka terus berharap ada kejelasan dalam pengangkatan menjadi PNS. “Semoga keluhan ini segera terjawabkan dalam hal kejelasan pengangkatan para GTT dan PTT. Kami sebagai aspirator, akan menyuarakan dan memperjuang kan nasib para GTT dan PTT,” papar H. Moh Zainul Lutfi.

Ikut hadir dalam acara reses itu, Caleg DPR RI Dapil l Jatim (Surabaya-Sidoarjo) dari PAN Nomor urut 5 H. Sunartoyo, H. Khulaim Junaidi Caleg PAN untuk DPRD Jatim no urut 2 Dapil Jatim ll dan Mahmud Caleg PAN untuk DPRD Sidoarjo dari Dapil 2 (Candi, Tanggulangin, Porong, Jabon) nomor urut 5. [isa/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar