Politik Pemerintahan

Golkar Selalu Bersama Khofifah-Emil Sejak Awal

Surabaya (beritajatim.com) – DPP Partai Golkar menyiapkan pembaruan surat rekomendasi bagi pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak untuk Pilgub Jawa Timur 2018.

“Kami siapkan yang baru karena surat yang pertama dikeluarkan masih ditandatangani Plt Ketua Umum Idrus Marham dan Wasekjen,” ujar Ketua DPP Golkar Zainudin Amali kepada wartawan di Surabaya sekitar akhir tahun 2017.

Zainudin mengatakan, syarat pendaftaran pasangan kandidat kepala daerah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah surat rekomendasi yang ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal parpol terkait yang diakui Kementerian Hukum dan HAM.

Golkar ketika itu baru melakukan pergantian Ketua Umum melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), dari Setya Novanto ke Airlangga Hartarto. Alhasil, perlu ada pembaruan surat rekomendasi.

“Isinya sama dan pasangan diusung juga tetap, Khofifah-Emil. Yang berbeda hanya tanda tangan. Sekarang Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekjen Idrus Marham. Sehingga kami tegaskan tak ada evaluasi untuk pasangan di Pilkada Jatim,” tegasnya.

Kini, pasangan Khofifah-Emil yang diusung Golkar bersama Demokrat, PPP, PAN, NasDem dan Hanura itu telah dilantik sebagai Gubernur dan Wagub Jatim oleh Presiden RI Jokowi di Istana Negara pada 13 Februari 2019. Pada Senin (18/2/2019) hari ini dilakukan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura Surabaya.

Plt Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Zainudin Amali tampak mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, usai upacara sertijab. Partai Golkar Jatim menegaskan siap mengawal jalannya roda pemerintahan lima tahun ke depan di masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak periode 2019-2024.

Berapa target kursi Golkar untuk Pemilu Legislatif 2019? “Ada target secara nasional 110 kursi DPR RI dan Jatim diminta menyumbangkan 15-17 kursi dari target itu. Untuk itu, suara harus di atas 3 juta suara agar memastikan target RI tercapai. Untuk kursi DPRD Jatim, ditarget naik dari 11 kursi menjadi 17-20 kursi. Untuk kabupaten/kota ditarget bisa meraup 20 persen dari jumlah kursi DPRD yang ada,” katanya.

Menurut dia, dengan perolehan kursi yang maksimal di DPRD Jatim, maka dipastikan Fraksi Partai Golkar bisa mengawal pemerintahan Jatim lima tahun ke depan bagi pasangan terpilih Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak.

Zainudin yang juga sebagai Ketua Bappilu Partai Golkar Jatim menjelaskan, pihaknya telah menyampaikan di setiap kesempatan mengenai target-target capaian kursi dan suara. Ia membeberkan, target untuk DPR RI secara nasional sebanyak 110 kursi dan Jatim diminta untuk menyumbangkan 15-17 kursi.

“Untuk DPRD Jatim, sekarang kami memiliki 11 kursi. Sekarang kan ada pertambahan daerah pemilihan dari 11 menjadi 14 daerah pemilihan. Nah, kami berkepentingan untuk memaksimalkan kursi di DPRD Jatim karena ingin mengawal dan mendukung pemerintahan Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil lima tahun ke depan,” tegas politisi yang juga Ketua Komisi II DPR RI ini.

Dengan begitu, lanjut dia, jumlah kursi Golkar di DPRD Jatim harus signifikan. Sebab, kata dia, Partai Golkar sudah mencalonkan, mengkampanyekan dan memenangkan paslon Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim.

“Nah, sekarang tugasnya mengawal agar supaya pemerintahannya stabil dan tidak ada gangguan yang signifikan. Pemerintahannya bisa berjalan efektif serta program yang dikampanyekan segera bisa diwujudkan dengan dukungan DPRD yang kuat,” jelasnya.

Dia berharap, dengan kawalan dari Partai Golkar, pemerintahan Jawa Timur mendatang akan stabil. Tentunya dengan mewujudkan program-program yang telah dikampanyekan sebelumnya.

Selain itu, pihaknya menargetkan 20 persen untuk setiap DPD II kabupaten/kota dari kursi DPRD yang ada. “Kita memastikan kalau ada kontestasi pilkada di kabupaten/kota, kita bisa mengusung calon sendiri. Kita siapkan dari sekarang. Kita bisa menyiapkan sendiri tanpa meminta belas kasih dari orang lain yang mengajak koalisi,” pungkasnya. (tok/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar