Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Golkar Jatim Sembelih 13 Sapi dan 16 Kambing, Kirim Juga ke NU dan Muhammadiyah

Surabaya (beritajatim.com) – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1443 H pada Minggu (10/7/2022) hari ini, DPD Partai Golkar Jatim menyembelih 13 ekor sapi dan 16 ekor kambing. Jumlah tersebut hanya yang disembelih di kantor Golkar Jatim saja. Sedangkan masing-masing politisi Golkar juga melaksanakan kurban di dapilnya masing-masing dengan total jumlah ratusan ekor.

Ketua DPD Partai Golkar Jatim, M Sarmuji sendiri juga berkurban untuk dapilnya di Blitar dan Tulungagung. Kemudian, Sekretaris Sahat Tua Simanjuntak berkurban di Dapil Pacitan, Ponorogo, Ngawi, Ponorogo dan Magetan. Kemudian, Wakil Ketua Bayu Airlangga juga berkurban untuk wilayah Madiun, Nganjuk, Jombang dan Mojokerto.

Daging yang telah disembelih ini akan dibagikan kepada yayasan dan masyarakat yang telah mengajukan proposal ke Golkar Jatim. Selain itu, juga dibagikan kepada masyarakat sekitar kantor Golkar Jatim. Ada juga yang dibagikan kambing hidup ke beberapa yayasan yatim piatu.

“Kemarin kita juga menyampaikan (kurban) ke PWNU dan PW Muhammadiyah Jatim. Ini bukan soal sapi kurban saja, tapi ini terkait dengan silaturahimnya. Kami ingin selalu terhubung dengan kekuatan keagamaan di Jawa Timur, khususnya yang menaungi warga NU dan Muhammadiyah. Karena antara Golkar dengan NU dan Muhammadiyah sangat dekat sekali komunikasinya serta saling support di setiap kegiatan,” tuturnya.

Golkar juga terus mencarikan solusi untuk membantu peternak dan pedagang sapi korban wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Ini membuat para peternak dan pedagang daging di pasar pendapatannya menurun tajam. “Sangat perlu segera kita dorong melalui kebijakan pemerintah untuk memberikan bantuan kepada peternak, yang hewannya terjangkit PMK,” ujarnya.

Dia menjelaskan, para peternak di Jawa Timur yang hewannya terjangkit PMK saat ini jumlahnya cukup besar. Dampaknya, harga sapi atau kambing yang terjangkit tidak laku dijual. Begitupula pedagang daging di pasar-pasar, juga mengalami problem menurunnya daya beli masyarakat, karena khawatir mengkonsumsi daging. Oleh karena itu, Partai Golkar mendesak kepada pemerintah agar segera memberikan kompensasi.

“Kalau sapinya belum terjangkit, kita berharap segera diberikan vaksinasi supaya terhindar dari PMK,” tutur Sarmuji yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini.

Sarmuji mengaku sebelumnya sudah menyampaikan upaya penanganan PMK di Jawa Timur ini bersama pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian. Bahkan, DPR RI beberapa kali memanggil pihak-pihak terkait untuk mempercepat penanganan PMK. Namun, faktor kecepatan menjadi kendala. Sehingga, perlu disikapi jajaran Kementan dan Pemprov Jatim untuk segera membentuk satgas penanganan PMK.

“Semakin cepat masalah ini segera tertangani, jumlah sapi mati bisa dicegah. Karena kondisi pedagang dan peternak saat ini terkena dampaknya tidak bisa ditunda-tunda lagi penanganannya,” pungkasnya. (tok/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev