Politik Pemerintahan

Gerindra Mantap Dukung Petahana di Pilbup Malang 2020

Malang (beritajatim.com) – DPC Partai Gerindra Kabupaten Malang, resmi mendukung calon petahana HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto pada Pilkada Desember 2020 mendatang.

Kepastian itu setelah Ketua DPC Partai Gerindra, Chusni Mubarok, menyerahkan langsung surat keputusan rekomendasi dari DPP Partai Gerindra ke HM Sanusi, Minggu (2/8/2020).

Dukungan itu dibuktikan dengan penyerahan surat keputusan rekomendasi dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Gerindra dengan Nomor: 07-908/Rekom/DPP-GERINDRA/2020 yang memutuskan nama HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto, untuk diusung oleh Gerindra di Pilkada Kabupaten Malang.

Chusni Mubarok mengatakan, bahwa surat rekom sebagai bentuk dukungan, telah diterima oleh pasangan SanDi (Sanusi-Didik) saat pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD (Dewan Perwakilam Daerah) Partai Gerindra Jawa Timur di Pasuruan.

“Saya bersama Ketua DPD Jawa Timur, Pak Supriyatno menyerahkan rekomendasi Partai Gerindra untuk Pilkada Kabupaten Malang kepada pasangan SanDi,” tegasnya.

Chusni menjelaskan terkait hal itu, bahwa beberapa waktu lalu tinggal menunggu persyaratan administratif yang ditimbang oleh DPP Partai Gerindra untuk mengeluarkan surat keputusan rekomendasi pada Pilkada Kabupaten Malang 2020.

“Jadi (beberapa waktu lalu) tinggal menunggu syarat administratif saja dari DPP dan hari ini rekom itu sudah kita serahkan,” ungkapnya.

Surat keputusan rekomendasi dari DPP Partai Gerindra tersebut, lanjut Chusni, merupakan hasil pertimbangan dari pusat dan sebagai bentuk resmi official Partai Gerindra mendukung pasangan SanDi di Pilkada Kabupaten Malang 2020 dengan bukti penyerahan secara langsung kepada Bapaslon SanDi.

“Sehingga kita tinggal menambah gas untuk konsolidasi, untuk terus bergerak mengambil, meminta mandat dari masyarakat untuk memenangkan pasangan SanDi,” ujarnya.

Salah satu alasan selain pemenuhan syarat administratif dan visi misi yang sejalan antara Bapaslon SanDi dengan Partai Gerindra yakni, adanya koalisi yang sejalan antara pusat dan daerah.

“Ya bisa jadi seperti itu. Meskipun memang tidak 100 persen saklek semacam itu, tapi memang bangunan emosional itu kemudian sejalan juga di beberapa daerah, kita banyak berkoalisi dengan PDIP,” terangnya.

Chusni melanjutkan, saat memutuskan untuk berkoalisi dengan poros PDIP yang mengusung Bapaslon SanDi, Partai Gerindra memiliki target untuk menang.

Pihaknya tidak menjelaskan terkait angka perkiraan prosentase target menang. Chusni beralasan karena persoalan prosentase harus dihitung secara statistik.

Chusni menambahkan, dirinya bersama para kader akan memaksimalkan potensi-potensi yang ada di setiap lumbung suara Partai Gerindra di seluruh wilayah Kabupaten Malang.

“Kekuatan kita merata, di setiap dapil kita punya anggota dewan. Kemudian struktur kita juga tersebar di semua kecamatan, sehingga itu yang akan kita maksimalkan. All out kita akan memenangkan pasangan SanDi bersinergi dengan kawan-kawan di partai koalisi tentunya,” pungkasnya. (yog/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar