Politik Pemerintahan

Gerindra dan PAN Minta DPRD Jember Bentuk Pansus Pilkada

Ketua Gerindra Jember M. Satib

Jember (beritajatim.com) – Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional meminta kepada DPRD Jember, Jawa Timur, agar segera membentuk panitia khusus pemilihan kepala daerah. Potensi kecurangan harus ditekan.

“Kami ingin pelaksanaan pilkada betul-betul jujur, adil, bebas, rahasia. Kami ingin Dewan yang memiliki kewenangan dalam pengawasan bisa memanfaatkan tugas pokok dan fungsinya. Kami menyarankan dibentuk pansus,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Jember Mohammad Satib, Senin (15/6/2020).

Berdasarkan pengalaman kontestasi politik sebelumnya, menurut Satib, kecurangan pasti ada. “Sekarang kami ingin kejadian yang pernah ada kita eliminasi. Kalau bisa tidak ada pelanggaran, walau rasanya tidak mungkin. Pansus bisa melaksanakan tugasnya sehingga tingkat pelanggaran bisa ditekan sedemikian rupa,” katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah PAN Jember Lilik Niamah menilai, sikap DPRD penting karena menjadi etalase partai politik. “Parpol dan ormas memberikan dukungan kepada DPRD agar tetap bersemangat, termasuk segera membentuk pansus pilkada,” katanya.

Pansus pilkada perlu segera dibentuk, karena perangkat pemilu kecamatan dan desa sudah terbentuk. PAN akan ikut mengerahkan mesin partai untuk mengawasi jalannya pilkada juga.

Wakil Ketua DPRD Jember dari Nasdem, Dedy Dwi Setiawan mengatakan, ada proses yang harus dilalui untuk membentuk pansus, yakni pengajuan dari 10 anggota DPRD dan minimal dari dua fraksi. “Sampai tadi pagi hanya usulan dari Fraksi PPP yang sudah masuk. Sore tadi Fraksi Nasdem. Informasinya besok Fraksi PDI Perjuangan dan mungkin dari fraksi lain memasukkan usulan juga. Jadi kami masih tunggu,” katanya.

Wakil Ketua dari Gerindra, Ahmad Halim mengatakan, tak ada kendala. “Alhamdulillah tadi sudah ada tiga surat masuk untuk mengusulkan pansus pilkada, dari Nasdem, PDIP, dan PPP,” jelasnya. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar